JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Keren, Siswa SMAN Karanganyar Ciptakan Gelang LARON untuk Deteksi Pasien Covid-19. Cegah Biar Tidak Keluyuran

Dengan teknologi gelang itu, menurutnya petugas kesehatan tidak perlu capek-capek mengawasi atau memantau di lokasi isolasi setiap saat.

Mereka cukup mengawasinya dari aplikasi ponsel atau komputer. Dari aplikasi itu akan bisa terdeteksi dimana pasien Covid-19 itu berada.

“Apakah masih di fasilitas tempat isolasi atau malah bepergian akan bisa dideteksi,” terangnya.

Sistem ini tergantung itikad baik isoman melakukan pemindaian secara berkala tiap hari. Muflih menjelaskan pasien isoman melakukan pindai QR Code tiga kali sehari, yakni pagi siang dan malam hari.

Baca Juga :  Diduga Ditelikung Soal Perbup Pengisian Perangkat Desa, Ketua DPRD Ancam Gunakan Hak Interpelasi

Aplikasi tersebut akan memberi sinyal ke petugas serta menyebutkan lokasi serta real time isoman melakukan pemindaian.

“Sejauh ini kendalanya adalah mengandalkan aplikasi dari pihak ketiga. Saya sendiri belum mampu menyediakan aplikasi itu,” katanya.

Baca Juga :  Saroso Warga Bangsri, Karanganyar Ditemukan Tewas Gantung Diri di Makam  Jebres, Solo

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan inovasi dari Muflih memudahkan pemantauan Dinas Kesehatan terhadap isoman.

Gelang LARON jika benar-benar diterapkan, efektif memantau isoman. Tujuannya mencegah mereka kemana-mana. Harus selesai isoman dan sembuh dulu, baru boleh beraktivitas,” katanya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com