WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkot Surakarta alias Solo memberikan bantuan ratusan oksigen konsentrator ke sejumlah daerah eks Karesidenan Surakarta. Bantuan itu diklaim sebagai bentuk gotong royong antar daerah di Karesidenan Surakarta.
Ada sebanyak 100 tabung oksigen konsentrator yang dibantukan ke Kabupaten Wonogiri. Bantuan diserahkan Wakil Wakikota Solo, Teguh Prakosa, kepada Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Jumat (20/8/2021).
Ketika ditanya tentang kemungkinan pemberian bantuan piranti-piranti lain untuk menangani pandemi, seperti vaksin yang cukup melimpah di Solo, Teguh menyampaikan bahwa jatah vaksin untuk kabupaten bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kota Solo. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi ranah Kementrian Kesehatan.
“Bukan kewenangan kami kalau jatah vaksin, ini sudah menjadi tanggung jawab kementerian kesehatan,” kata Teguh.
Namun demikian, dirinya mendukung penuh percepatan vaksinasi untuk kabupaten-kabupaten di wilayah Solo Raya. Pihaknya juga menyampaikan bahwa kabupaten yang persentase vaksinasi masih dibawah 23 persen, harus dikejar.
“Kemarin sudah saya sampaikan ke Pak Menko waktu rapat melalui vicon (video conference), dan beliau komitmen,” jelas Teguh.
Tak hanya itu, Teguh juga akan menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dirinya juga meyakini apabila di kabupaten-kabupaten di Surakarta ada penambahan vaksin, akan mempercepat penanganan pandemi COVID-19 ini.
Pihaknya mengajak suluruh daerah untuk bekerjasama dan gotong royong dalam penanganan COVID-19. Selain itu, di dalam satu aglomerasi Surakarta, ketika satu daerah turun level 3 tapi daerah lain masih level 4, maka kasus sulit turun.
“Solo tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan daerah lain,” sebut dia.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pemberian bantuan oksigen konsentrator itu sebagai implementasi Indonesia tangguh dan tumbuh. Pemberian itu bentuk Walikota Solo memberikan perhatian khusus kepada aglomerasi di eks Karisidenan Surakarta.
“Ini kami maknai dengan semangat gotong royong, dan semangat bersama, dalam menangani COVID-19 tidak bisa berdiri sendiri,” kata Bupati.
Ditambahkan, bantuan nantinya akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tim medis sendiri sudah melakukan pemetaan kebutuhan rumah sakit mana saja yang perlu segera didroping bantuan oksigen.
Beberapa waktu lalu Wonogiri sempat kehabisan stok oksigen, namun saat ini sudah membaik. Aris