SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 ini, bagi anak-anak SD di pedesaan maupun mereka yang orang tuanya masih awam mengenai perangkat penunjangnya, tentu akan mengalami kesulitan.
Untuk menjembatani kesulitan tersebut, Losa Yohana, mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unisri Surakarta melakukan pendampingan pada anak-anak SD di Desa Sambiduwur, Kecamatan Tanon, Sragen.
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bagian dari program KKN Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dengan dosen pembimbing lapangan (DPL), Drs. Suprayitno, M.Si.
Melalui rilisnya ke Joglosemarnews, Losa menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (9/8/2021), dengan peserta siswa sekolah dasar (SD) di Dusun Pungkruk RT 010, Kelurahan Sambiduwur yang kesulitan pembalajaran daring.
“Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian dengan lingkungan, khususnya anak-anak sekolah dasar,” paparnya.
Mengingat masih masa pandemi, jelas Losa, kegiatan bimbingan belajar itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Saat kegiatan berlangsung, anak-anak menerima dengan baik dan sangat antusias. Dengan kegiatan itu diharapkan para siswa tidak lagi kesulitan memahami materi yang diberikan guru.
“Bahkan orang tua siswa sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan bimbingan belajar ini. Mereka sangat terbantu,” jelasnya.
Walau di era modern seperti ini sudah banyak video pembelajaran yang dapat diakses siswa secara gratis, namun kenyataannya masih banyak siswa yang merasa kurang puas dengan penjelasan melalui video tersebut.
“Kasus seperti ini pastinya tidak sama untuk setiap siswa, karena daya tangkap siswa pasti berbeda-beda,” ujarnya. Suhamdani
