JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Masa PPKM Diperpanjang, Permohonan Cerai Warga Karanganyar Makin Meroket, PA Sampai kewalahan. Sudah 419 Pasangan Akhiri Rumah Tangga

PA juga melakukan skrining ketat bagi para tamu dan karyawan pengadilan agama. Sebab, kantor ini pernah dilockdown gegara penularan Covid-19 di lingkungan pegawai.

Saat sidang pun dibatasi maksimal 10 orang saja di ruang sidang.

“Berdasarkan keputusan pimpinan, maka pendaftaran perceraian dibatasi 10 perkara sehari atau maksimal sampai jam 12 siang. Sedangkan pengambilan produk hukum 10 dokumen per hari. Ini karena jumlah petugas kami terbatas dan agar prokes tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga :  Tergerak Hati, Polsek Karanganyar Berikan Bantuan Uang, Mie Instan dan Masker Untuk Korban Semeru

Ia memperkirakan jumlah pengajuan perkara bisa membeludak apabila tanpa pembatasan.

Menurutnya, kasus perceraian pasangan suami istri di Karanganyar cenderung meningkat selama masa Pandemi Covid-19. Ia menyebut kasusnya memang tidak sebanyak seperti di Cimahi, Jabar.

Baca Juga :  Kalahkan Solo, UMK Karanganyar 2022 Tertinggi di Soloraya. Wonogiri dan Sragen Terendah, Ini Daftar Lengkapnya!

Namun tetap tidak sedikit. Pada 2020 dikabulkan 1.630 permohonan cerai. Sedangkan mulai 2021 sampai Maret tercatat 419 permohonan cerai dikabulkan.

“Setahun rata-rata menerbitkan sampai 2.000 akta. Yakni dispensasi nikah, perceraian, gugat dan talak serta poligami dan waris,” jelasnya. Wardoyo

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua