JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pengamat: Airlangga Hartarto Terapkan Konsep Ekonomi Kerakyatan

Airlangga mencontohkan, saat ini tercatat ada sebanyak 64,2 juta pelaku UMKM di Indonesia. Namun dari jumlah itu baru 21 persen pelaku UMKM yang melakukan digitalisasi seperti memanfaatkan platform digital e-commerce untuk memasarkan produknya.

 

Ekonomi Kerakyatan

Pada bagian lain, melihat komitmennya terhadap pelaku UMKM, Direktur Eksekutif Indonesia Network Election Survey (INES), Andrian Indra menilai bahwa Airlangga Hartarto memiliki keistimewaan dan nilai lebih di kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga :  2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Pulih dari Pandemi Indonesia Tumbuh Lagi Menuju Indonesia Maju 

“Perhatiannya yang sangat besar pada kehidupan sektor informal, yang notabene merupakan 97 persen menjadi mata pencaharian rakyat Indonesia, tak dapat diragukan lagi. Ini yang membuat beliau (Airlangga-red) menjadi istimewa,” jelas Andrian Indra.

Keberpihakan terhadap para pelaku UMKM tersebut, menurut Andrian, memperlihatkan betapa Airlangga sebenarnya mengikuti cara Bung Karno yang berpatokan pada ekonomi kerakyatan dan politik Trisakti.

Andrian menambahkan, ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat, yang pada konteks Indonesia adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Perlu Terus Dipercepat, 4 Daerah Ini Perlu Mendapat Perhatian

“Airlangga Hartarto benar benar mencoba untuk menerapkan ekonomi Pancasila yaitu suatu bentuk sistim perekonomian yang dijiwai oleh ideologi Pancasila dengan landasan kekeluargaan dan juga gotong royong,” sambungnya.

Andrian secara khusus mengapresiasi keberpihakan Airlangga pada kelompok masyarakat yang bermata pencaharian sebagai pengemudi ojek online. Suhamdani

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua