JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Guru Honorer di Sragen dan Karanganyar Rame-Rame Curhat DPR RI, Berharap Afirmasi untuk Lolos PPPK. Agustina: Minggu Ini Dibahas Semoga Ada Kabar Baik!

“Hal ini sudah diperjuangkan oleh Panja kita. Minggu ini kita agendakan rapat dengan BKN dan Dirjen GTK. Semoga ada titik terang dan kabar baik,” jelasnya.

Agustina Wiludjeng Pramestuti. Foto/Wardoyo

Agustina menguraikan rapat dipandang penting untuk mencari solusi terbaik dari persoalan itu dari kedua belah pihak. Dalam rapat nanti, akan didengarkan bagaimana dari sisi pemerintah.

Pihaknya berharap ada titik temu dan solusi terbaik yang bisa mengakomodir kepentingan para guru honorer. Sebab realitanya mayoritas honorer itu memang sudah memiliki pengabdian yang cukup lama.

“Aduan itu kan dari sisi para guru honorer. Saat rapat nanti kita dengarkan dari sisi pemerintah. Semoga ada titik temu untuk menyelesaikan masalah ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Nilai Ujian CAT Tak Dimunculkan, Seleksi Penjaringan Perangkat Desa di Karangasem Tanon Diwarnai Protes. Peserta Pertanyakan Validitas Nilai

Turunkan Passing Grade

Senada, Ketua Komisi IV DPRD Sragen, Sugiyamto mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dan koordinasi dengan kepala dinas pendidikan terkait persoalan itu.

Ia berharap Kadinas bisa mengusulkan ke provinsi dan kementerian untuk menurunkan passing grade kelulusan PPPK bagi guru honorer.

Hal itu diperlukan untuk membantu para guru honorer agar bisa memenuhi passing grade dan lolos menjadi PPPK.

Sugiyamto. Foto/Wardoyo

Ia berharap pemerintah bisa lebih bijak mengakomodasi guru honorer lantaran mayoritas sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun meski minim kesejahteraan.

Baca Juga :  Kecelakaan 2 Truk Serudukan di Jalan Raya Nguwer Sragen, Sopir Sempat Terjepit, Truk Ringsek Bagian Depan

“Sehingga apa yang dibutuhkan sekolah di Sragen ini bisa terakomodir. Karena sangat bahaya sekali kalau sampai passing grade tidak diturunkan dan banyak yang nggak lulus. Sekarang kondisinya SD-SD guru PNS-nya hanya tinggal satu dua. Bayangkan kalau sampai para guru honorer itu putus asa lalu mogok seminggu saja. Bisa bubar, ini persoalan yang serius dan pemerintah harus segera merespon. Intinya Kementerian harus menurunkan passing grade dan memberi afirmasi agar teman-teman guru honorer itu bisa diakomodir,” jelasnya. Wardoyo

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua