BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar menggembirakan bagi para pendaki. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) bakal segera membuka jalur pendakian di Gunung Merbabu.
Namun demikian, para pendaki harus bersabar. Pasalnya, belum semua jalur pendakian dibuka. Untuk sementara ini, baru satu jalur yang akan dibuka mulai 5 Oktober 2021.
Jalur yang sudah dibuka yaitu jalur pendakian Thekelan di Kabupaten Semarang.
“Sementara (jalur pendakian) yang dibuka baru wilayah Kabupaten Semarang. Untuk yang di Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang, sedang berproses dan belum mendapatkan rekomendasi Gugus Tugas (Satgas Covid-19),” kata Kepala BTNGMb, Junita Parjanti, Kamis (30/9/2021).
Saat ini terdapat lima jalur resmi pendakian Gunung Merbabu. Yaitu jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali; jalur Cunthel di Dukuh Cunthel, Kopeng, Kecamatan Getasan.
Kemudian jalur Thekelan di Dukuh Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang; jalur Suwanting di Dukuh Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan; serta jalur Wekas, Dukuh Kedakan, Desa Kenalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang
Selain itu, lajut dia, BTNGMb juga telah mengeluarkan pengumunan nomor PG.14/35/TU/TEK/09/2021 tentang pembukaan wisata Taman Nasional Gunung Merbabu wilayah Kabupaten Semarang, tertanggal 28 September 2021.
Pembukaan pendakian itu didasarkan pada Instruksi Bupati Semarang nomor 28 tahun 2021 tentang PPKM level 2 dan surat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang nomor 556.1/0934 tanggal 21 September 2021 perihal reaktivasi jalur pendakian Gunung Merbabu wilayah Kabupaten Semarang.
Berdasarkan hal tersebut, seluruh obyek wisata pendakian dan non pendakian di wilayah Kabupaten Semarang akan dibuka mulai 5 Oktober. Kecuali untuk obyek wisata Kalipasang.
“Tetap dengan Prokes ketat juga pedulilindungi,” ujarnya.
Adapun pendaftaran melalui mekanisme booking online melalui situs www.tngunungmerbabu.org pada menu pendaftaran online. Jumlah pengunjung pun masih dibatasi hanya 25 persen dari maksimal kuota.
Pihaknya juga mengimbau kepada pengunjung nantinya, baik untuk pendakian maupun non pendakian wajib mematuhi tata tertib kegiatan wisata. Juga selalu memperhatikan situasi serta kondisi cuaca. Waskita
