JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sosok Pelatih Richard Mainaky di Mata Bos Billy Beras. “Beliau Pelatih Hebat!”

Karenanya ia mengaku salut atas kepemimpinan dan kepelatihannya yang mampu melahirkan ganda-ganda campuran hebat dan berprestasi dunia.

“Beliau pelatih tangan dingin. Sukses mencetak mixed double yang hebat dan berprestasi dunia. Semoga prestasinya bisa terus diteladani dan dikembangkan oleh pelatih penerusnya agar bisa membawa bulutangkis Indonesia lebih berjaya lagi,” tandas Billy.

Dalam kesempatan itu, Richard juga sempat memberikan pesan kesan selama 26 tahun dipercaya menangani sektor ganda campuran di pelatnas PBSI.

Ia mengaku memutuskan pensiun karena sudah cukup lama mengabdikan diri untuk PBSI dan saatnya kini untuk fokus menikmati waktu berkumpul dengan keluarga di Manado.

Baca Juga :  Terbongkar, Mantan Kapolsek Gemolong Sragen Ternyata Janjikan 3 Bantuan untuk Selamatkan Bupati Cantik Rita Widyasari. Bayarannya Masya Allah!

“Dasar utama saya untuk mundur yaitu keluarga. Karena selama 26 tahun melatih di PBSI, hampir waktu saya banyak untuk melatih. Setiap pagi dari jam 05.10 WIB pulang jam 18.00 WIB sore. Paling untuk keluarga hanya Sabtu dan Minggu setengah hari. Saya ingin fokus ke keluarga. Kebetulan di Manado kami sudah membangun rumah dari hasil melatih, lalu ada usaha semacam wisata kuliner di sana. Di Manado juga banyak keluarga saya di sana,” tutur Richard dalam konferensi pers yang disampaikan kepada PBSI.

Antar Raih Emas Olimpiade

Baca Juga :  3 Warga Sragen Positif Hari Ini, Langsung Diisolasi di Technopark. Total Sudah 905.951 Warga Sudah Tervaksin

Sekadar tahu, selama 26 tahun memegang ganda campuran, Richard sukses mengangkat performa ganda campuran dan melahirkan pasangan mixed kelas dunia.

Ada Tri Kusharjanto/Minarto Timur, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto hingga terakhir Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Richard Mainaky. Foto/Wardoyo

Selama 26 tahun itu, banyak prestasi besar yang dihadirkan Richard untuk Indonesia.

Di antaranya gelar All England, Emas Sea Games, Gelar Juara Dunia, hingga puncaknya medali emas ganda campuran dari Owi/Butet di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro lalu. Wardoyo

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua