JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Wonogiri Jelas Beda, Sasaran Vaksinasi Berdasarkan Klaster Kelompok Sesuai Skala Kerentanan Profesi

Vaksin
Seorang pelajar disuntik vaksin COVID-19 di Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pola sasaran vaksinasi COVID-19 di Wonogiri beda dengan daerah lainnya. Pasalnya menggunakan metode sasaran terukur sesuai skala kerentanan profesi.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek mengatakan, vaksinasi di Wonogiri dilakukan dengan sistem klaster kelompok atau berdasarkan profesi. Jika dibuka untuk umum berpotensi terjadi rebutan.

Selain itu, pelaksanaan berdasarkan kelompok bisa digunakan untuk saling koreksi dan mengingatkan.

“Pelaksanaan vaksinasi di Wonogiri kami urutkan berdasarkan kerentanan profesinya. Yang mempunyai mobilitas tinggi diprioritaskan. Tinggal nanti terakhir masyarakat yang tidak terkaver di organisasi atau profesi tertentu jadi sasaran masyarakat umum,” beber Bupati di sela memantau percepatan vaksinasi COVID-19 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (14/9/2021).

Ditambahkan, saat ini Wonogiri masih ada sisa 32.000 dosis vaksin. Beberapa hari lalu, Wonogiri mendapatkan stok vaksin sekitar 80.000 dosis. Manajerial ketersediaan vaksin sudah dihitung. Selain itu, pihaknya juga sudah menginventarisasi distribusi vaksin baru.

Baca Juga :  Warga Wonogiri yang Merantau Diimbau Tidak Mudik Dulu Saat Momen Natal dan Tahun Baru, ini Penyebabnya

Joko Sutopo menyatakan tetap akan menjaga stabilitas stok vaksin. Karena saat ini antusias masyarakat terhadap vaksin sangat tinggi. Apabila stabilitas tidak dijaga, dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Jika sistem seperti ini mampu berjalan terus, vaksinasi di Wonogiri selesai Oktober. Karena polanya sudah oke, vaksinator siap, hanya libur saat Minggu saja, enam hari kerja jalan terus. Satu pekan bisa menyasar ke 100.000 orang,” tandas Bupati.

Sebagai gambaran, ujar Jekek, kemarin Senin, Selasa, dalam waktu satu hari ada 18.300 warga Wonogiri yang sudah divaksin secara serentak di 25 kecamatan.

Baca Juga :  45 Prajurit TNI AD Jalani Tes Urine Secara Acak untuk Ketahui Pakai Narkoba atau Tidak, Seperti ini Hasilnya

Menurutnya, selama tiga pekan terakhir, Wonogiri mendapatkan stok vaksin yang cukup banyak. Pola vaksinasi yang diselenggarakan di setiap kecamatan berdampak pada banyaknya warga yang telah divaksin.

Cakupan vaksinasi di Wonogiri saat ini sudah mencapai 35,63 persen. Hal ini mengalami kenaikan 100 persen, karena tiga pekan lalu cakupan vaksinasi di Wonogiri baru mencapai 15 persen.

Pekan pertama vaksinasi diberikan kepada mahasiswa, sukarelawan dan pedagang pasar. Kemudian pekan kedua berlanjut pada sasaran pelaku UMKM dan PKL lalu pekan ketiga untuk anggota dan tokoh keagamaan dan pelajar SMA sederajat. Pada pekan keempat atau pekan ini, menyasar ke pelajar SMA, sopir, nelayan, bolo roda dan profesi yang mempunyai risiko tinggi. Aris

Bagi Halaman