JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Antisipasi Munculnya Klaster Baru Covid-19, Kemenag Keluarkan Pedoman Perayaan Hari Besar Keagamaan

Namun, untuk daerah dengan level PPKM 3 dan 4, peringatan Hari Besar Keagamaan dianjurkan untuk dilakukan secara daring. Tak hanya itu, pemerintah juga mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk kegiatan yang dilakukan dengan tatap muka.

“Dilarang untuk melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka peringatan Hari Besar Keagamaan yang melibatkan jumlah peserta dalam skala besar.” tegasnya lebih lanjut.

Dilansir dari akun Instagram resmi kemenag_ri berikut pedoman penyelenggaraan Hari Besar Keagamaan (PHBK) pada masa pandemi Covid-19:

–   PHBK pada daerah Level 2 dan Level 1 dapat dilaksanakan secara tatap muka dengan prokes ketat.

–   PHBK pada daerah Level 4 dan Level 3 dianjurkan dilaksanakan secara virtual/daring.

–   Jika daerah Level 4 dan Level 3 tetap melaksanakan PHBK seccara tatap muka hendaknya:

  1. Dilaksanakan di ruang terbuka
  2. Apabila dilaksanakan di tempat ibadah/ruang tertutup lainnya, jumlah peserta maks. 50% dari kapasitas ruangan/50 orang
  3. Peserta yang hadir diutamakan berasal dari warga daerah sekitar
  4. Menerapkan prokes secara lebih ketat dan dikoordinasikan dengan Satgas Penanganan Covid-19 setempat
Baca Juga :  Ini Dia Sosok Koruptor Termuda Indonesia. Masih 24 Tahun, Bendum Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis yang Ditetapkan Tersangka

–   Penyelenggara PHBK wajib:

  1. Menyediakan petugas untuk menginformasikan dan mengawasi pelaksanaan Prokes 5M
  2. Memeriksa suhu tubuh dengan thermogun
  3. Menyediakan hand sanitizer dan sarana mencuci tangan
  4. Menyediakan cadangan masker medis
  5. Melarang jemaah tidak sehat ikut kegiatan peribadatan/keagamaan
  6. Mengatur jarak antarjemaah paling dekat 1 meter
  7. Kotak amal, kantong kolekte/dana punia tidak diedarkan
  8. Memastikan tidak ada kerumunan sebelum dan setelah kegiatan dengan mengatur akses keluar dan masuk Jemaah
  9. Melakukan disinfeksi tempat pelaksanaan kegiatan
  10. Memastikan tempat penyelenggaraan memiliki sirkulasi udara yang baik, sinar matahari dapat masuk, serta AC dibersihkan secara berkala
  11. Memastikan pelaksanaan khutbah/ceramah memenuhi ketentuan yakni memakai masker dan pelindung wajah, mengingatkan jemaah untuk selalu mematuhi protokol kesehatan
Baca Juga :  Vaksinasi Booster Covid-19 Dimulai, Masyarakat Tak Bisa Memilih

–   Peserta PHBK wajib:

  1. Menggunkan masker
  2. Memeriksa suhu tubuh dengan thermogun
  3. Menjaga kebersihan tangan
  4. Menjaga jarak paling dekat 1 meter
  5. Dalam kondisi sehat
  6. Tidak sedang menjalani isolasi mandiri
  7. Membawa perlengkapan ibadah mandiri
  8. Membawa kantong plastik untuk menyimpan alas kaki
  9. Menghindari kontak fisik atau bersalaman
  10. Ibu hamil/menyusui dan lansia 60 tahun ke atas dianjurkan mengikuti kegiatan dari rumah

–   Penyelenggara menyediakan QR Code PeduliLindungi dan peserta menggunakan aplikasi PeduliLindungi

–   Dilarang melakukan pawai/arak-arakan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.Sri Rejeki

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua