JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fantastis, Baru Setahun Pesona Pasar Bahulak Plupuh Sudah Bisa Datangkan Uang Rp 600 Juta. Edisi Spesial Cetak Rekor Transaksi Tertinggi

Pengunjung memadati pintu masuk Pasar Bahulak Edisi spesial ulang tahun, Minggu (17/10/2021) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pesona wisata bernuansa tempo dulu “Pasar Bahulak” di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen rupanya cukup ampuh menggaet antusias publik.

Hanya dalam kurun setahun setelah dibuka pada Oktober 2020, perputaran uang transaksi dari pengunjung yang hadir sudah mencapai hampir Rp 600 juta.

Edisi spesial satu tahun yang digelar Minggu (17/10/2021) mencatatkan rekor tertinggi dengan perputaran uang transaksi mencapai Rp 75 juta lebih dalam sehari.

Komunitas Gowes dari Pringanom Masaran menyempatkan singgah dan menikmati tayuban di Pasar Bahulak. Foto/Wardoyo

Kepala Desa Karungan, Joko Sunarso mengatakan dari catatan transaksi setiap event, sejak dibuka setahun lalu, hingga kini perputaran uang di Pasar Bahulak sudah mencapai kisaran Rp 600 juta.

Sebuah angka yang fantastis mengingat pasar itu hanya buka dua kali dalam selapan (35 hari) yakni pada hari Minggu Pahing dan Legi.

“Kita syukuri. Karena selama PPKM level 4 kemarin, kita libur hampir 3 bulan lebih. Tapi Alhamdulillah, Pasar Bahulak sudah mendapat tempat di hati masyarakat sehingga dalam setahun perputaran uang transaksi sudah mencapai Rp 600 juta,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (24/10/2021).

Baca Juga :  Tersinggung Ucapan Bupati, Anggota DPRD Sragen Bambang Pur Balik Sentil: Jangan Nyari Menang Sendiri!

Rekor Tertinggi Edisi Spesial

Joko menguraikan setelah libur hampir 3 bulan lebih, Pasar Bahulak baru buka kembali pada Minggu Legi tanggal 12 September lalu.

Dalam sehari itu, perputaran uang tercatat menembus angka Rp 27,6 juta. Kemudian pada Minggu Pahing tanggal 3 Oktober, perputaran uang merangkak naik di angka Rp 33,2 juta.

Penjual makanan tempo dulu di Pasar Bahulak kewalahan melayani pengunjung. Foto/Wardoyo

Puncaknya pada edisi spesial satu tahun yang digelar Minggu 17 Oktober kemarin, perputaran uang mencatat rekor dengan mencapai angka di atas Rp 75 juta.

Nominal itu sejauh ini menjadi rekor tertinggi perputaran uang sepanjang berdirinya Pasar Bahulak. Membeludaknya pengunjung pada momen setahun itu membuat transaksi memang melonjak drastis.

“Jam 08.30 WIB, kebanyakan pedagang sudah kehabisan dagangan. Saking banyaknya pengunjung yang tumpah ruah. Bahkan tidak hanya dari lokal Sragen, dari kabupaten sekitar juga banyak yang datang ke sini,” jelas Joko.

Baca Juga :  Taklukkan Tim Satreskrim, Kesebelasan Polsek Kawedanan Gemolong Champion Piala Kapolres Sragen Cup 2022. Briptu Arif Sabet Top Scorer
Kades Karungan, Joko Sunarso. Foto/Wardoyo

Pada edisi spesial kemarin, lokasi parkir dalam yang memuat 350 kendaraan roda 4 sudah penuh sejak pagi.

Akhirnya parkir meluber sampai di jalan raya, pekarangan warga dan masuk gang-gang sampai di wilayah perbatasan dengan Desa Karangwaru.

Kades Karungan berharap kedepannya Pasar Bahulak akan terus ramai dan makin dikenal publik secara luas.

Harapan akhirnya, kehadiran pasar itu akan bisa meningkatkan pendapatan desa melalui PAD serta mendongkrak perekonomian warga.

“Untuk PAD kemarin sudah bisa menyumbang Rp 24 juta. Harapan kita bagaimana pendapatan desa dan PAD bisa makin tinggi. Sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat, dan membantu untuk warga yang miskin serta mengurangi pengangguran dan disini kita juga menampung kreativitas remaja kita,” tandasnya. Wardoyo

Bagi Halaman