JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Hujan Belum Merata, Petani Boyolali Utara Diminta untuk  Bersabar

Menghindari gagal panen, petani diminta bersabar.

“Tahun ini prediksi dari BMKG masuk kemarau basah. Itu sebenarnya sudah ayem karena Agustus masih hujan. Ternyata September-Oktober justru kering. Dan hujan kemarin juga tidak merata.”

Mayoritas petani daerah utara, lanjut dia, mengandalkan air hujan untuk keperluan irigasi lahan pertanian. Sedangkan sawah yang dialiri saluran irigasi hanya terbatas. Sedangkan ketika tanam padi maupun palawija seperti jagung, tetap memerlukan air. “Sehingga, kalau nekat menanam dikhawatirkan puso dan petani merugi.”

Baca Juga :  Dinilai Lakukan Pelecehan, Oknum Perwira Polres Boyolali Dilaporkan

Terkait dengan dengan keberadaan sumur bor atau sumur pantek, dia mengakui sudah cukup banyak.

Hanya saja, saat kemarau panjang, debit airnya juga mengecil. Sehingga tidak bisa mencukupi semua lahan pertanian. Waskita

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua