JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Ini Kisah Munculnya Kampung Matoa di Banyudono Boyolali, Silakan Mampir dan Cicipi

“Hingga pemiliknya berencana menebang pohon matoa tersebut. Namun saat akan ditebang, didapati pohon mulai berbunga. Bahkan juga sudah muncul buah kecil- kecil,” ,” kisah Ahmadi, pada Senin (25/10/2021).

Tanaman pun lalu dibiarkan dan berbuah lebat. Saat buah sudah tua dengan ciri kulit berwarna kemerah- merahan, warga pun mencoba mencicipi. Tenyata rasanya manis dan kesat. Hingga kemudian, warga tertarik untuk menanam.

Baca Juga :  Binda Jateng Turut Geber Vaksin Anak Dosis Kedua di Boyolali

“Saya dan sejumlah warga kemudian mencangkok batang untuk ditanam. Hingga kemudian berkembang hingga sekarang. Karena banyaknya pohon matoa disini, maka kemudian muncul julukan Kampung Matoa.”

Kades Bendan, Mas Teguh Rahayu menambahkan, saat ini setiap warga Kampung Matoa memiliki pohon matoa rata- rata 2 – 4 batang. Matoa bisa panen tiga kali setahun sebanyak 1 kuintal/ pohon.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak Dosis Kedua di Boyolali Mulai Digelar

“Kami berharap tanaman matoa bisa dikembangkan di seluruh wilayah Desa Bendan. Apalagi masih banyak kebun dan ladang yang luas disini,” ujarnya. Waskita

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua