Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Profil 10 Pebulutangkis Tercantik Dunia Sepanjang Masa. Nggak Nyangka, Salah Satunya Ternyata dari Karanganyar Indonesia

Gronya Somerville (atas), Ribka Sugiarto (bawah kiri, Lee So Hee (tengah), Thet Htar Thuzar (kanan). Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Olahraga bulutangkis memang identik dengan gerakan lincah dan menuntut foot work atau kerja langkah nan prima.

Tak heran, olahraga ini memang menuntut fisik prima dan topangan otot yang kuat. Meski demikian, bukan berarti olahraga ini melulu identik dengan atlet berbadan kekar atau berotot kuat.

Di sektor putri, sederet pebulutangkis bahkan memiliki paras rupawan namun tetap lincah di lapangan.

Tak jarang, kecantikan sederet pebulutangkis putri ini kadang justru lebih menonjol dan banyak dikenal dibanding prestasi mereka.

Nah JOGLOSEMARNEWS.COM merangkum 10 atlet bulutangkis putri yang memiliki paras cantik sepanjang masa. Siapa saja mereka?

1. Gronya Somerville (Australia)

Atlet bulutangkis asal Australia ini patut dijuluki sebagai bidadarinya olahraga bulutangkis dunia. Kecantikan pemain kelahiran 10 Mei 1995 itu tak diragukan lagi.

Gronya Somerville. Foto/Instagram

Namanya banyak dikenal di kalangan jagat pecinta bulutangkis karena kecantikannya yang lebih mirip artis ketimbang atlet.

Paras aduhai ditopang kulit bersih dan tinggi semampai, membuat Gronya barangkali lebih pas sebagai model. Acapkali mengikuti turnamen, Gronya selalu menjadi sorotan lebih karena paras cantiknya.

Namun jangan salah, pemain negeri kanguru ini juga punya prestasi tak jelek-jelek amat.

Berpasangan dengan Setyana Maphasa, pemain berdarah Indonesia, Gronya kerap tampil di beberapa kejuaraan di berbagai benua.

2. Ashwini Ponnappa (India)

Lahir di Bengaluru, India 18 September 1988, Ashwini Ponappa menjadi salah satu tulang punggung bulutangkis putri India.

Spesialis ganda putri dan campuran ini selain dikenal punya smash keras, juga memiliki paras nan cantik. Kecantikan alami khas putri India membuatnya banyak dikenal oleh netizen pecinta olahraga tepok bulu.

Sejauh ini, Ashwini masih menjadi ganda putri terkuat India bersama pasangannya N Sikky Reddy. Sebelumnya ia berpasangan dengan Jwalla Gutta dan malang melintang mengikuti turnamen level dunia.

Ashwini Ponnappa. Foto/Istimewa

Di ajang Uber Cup 2021 di Denmark, Ashwini menjadi pemimpin sektor ganda putri India berpasangan dengan Sikky Reddy. Sayang India terhenti di 8 besar usai dikalahkan Jepang.

3. Lee So Hee (Korea Selatan)

Bicara pebulutangkis tercantik, nama Lee Soo Her layak masuk daftar. Pemain Korea kelahiran 14 Juni 1994 ini, memiliki paras tak kalah rupawan.

Lee So Hee. Foto/BWF

Wajah putih khas ras kuning dengan mata sipit, pemain bertinggi 171 cm ini memiliki wajah tak kalah cantik dengan artis Korea.

Berbeda dengan pemain cantik lain, Lee So Hee memiliki prestasi secantik wajahnya. Berpasangan dengan beberapa partner, Lee tampil apik dan banyak merebut juara di turnamen super series dunia.

Baik berpasangan dengan seniornya, Chang Ye Na atau pasangan tetapnya Shin Sheung Chan, Lee tetap garang dan beberapa kali meraih gelar juara.

Berpasangan dengan Shin Sheung Chan, Lee pernah menduduki peringkat kedua dunia ganda putri yang menjadi peringkat tertingginya. Di Uber Cup 2021, Lee Soo Hee menjadi ganda pertama Korea dan mengantarkan Korea melaju hingga semifinal sebelum kandas di tangan tim Uber Jepang.

4. Aya Ohori (Jepang)

Pebulutangkis muda asal Jepang, Aya Ohori juga menjadi sorotan pecinta bulutangkis karena memiliki paras cantik.

Berusia 25 tahun pada 2 Oktober 2021 lalu, Aya memiliki wajah rupawan khas Jepang. Memiliki pegangan tangan kiri atau kidal, Aya juga punya prestasi lumayan bagus.

Aya Ohori. Foto/Istimewa

Di piala Uber 2021 di Denmark, Aya juga masuk skuad Uber Jepang dan berhasil menyumbang poin saat melawan tim Uber Indonesia.

5. Alina Davletova (Rusia)

Deretan atlet bulutangkis tercantik dunia juga datang dari benua Eropa. Adalah Alina Davletova, pemain putri kelahiran 17 Juli 1998.

Kelihaian dalam memukul raket Davletova mulai diperlihatkan pada usia sembilan tahun dan menjuarai turnamen Eurasia Bulgaria International 2016 sektor ganda campuran.

Alina Davletova. Foto/Istimewa

Kini Alina menjadi salah satu pemain ganda putri andalan Rusia berpasangan dengan Ekaterina Bolotova. Dia juga bermain rangkap di ganda campuran bersama Rodion Alimov.

Selain cantik, Alina juga dikenal nyetel ketika bermain di lapangan. Bahkan bersama Alimov, ia kerap muncul menyulitkan ganda-ganda campuran papan atas dunia.

6. Nitchaon Jindapol (Thailand)

Daftar pemain bulutangkis tercantik agaknya tak bisa melewatkan pemain asal Thailand ini.

Nitchaon Jindapol, pemain tunggal putri kelahiran 31 Maret 1991 ini menjadi salah satu pemain yang kerap menjadi sorotan karena wajah cantiknya.

Nitchaon Jindapol. Foto/Istimewa

Tak hanya cantik, Jindapol juga punya prestasi lumayan bagus. Di kala jayanya, ia menjadi tunggal putri terbaik kedua Thailand setelah sang ratu Thailand, Ratchanok Intanon. Kini Jindapol menempati peringkat 14 di dunia.

7. Ayane Kurihara (Jepang)

Pemain cantik berikutnya adalah Ayane Kurihara dari Jepang. Lahir pada tanggal 27 September 1989, Ayane layak dinobatkan sebagai salah satu pemain bulutangkis tercantik sepanjang masa.

Ayane salah satu pemain senior yang sering berbagi ilmu dengan para juniornya di Jepang. Ia secara kompetitif memulai karier di usia sembilan tahun.

Ayane Kurihara. Foto/Istimewa

Dengan usia yang beranjak 30 tahun, Ayane kini sudah mendekati gantung raket. Semasa jayanya, Ayane pernah tampil di ganda putri dan campuran serta menjadi salah satu kekuatan di Jepang.

Bahkan ia pernah menjadi penentu tim Sudirman Jepang mengalahkan China usai berpasangan dengan Kenta Kazuno di partai terakhir pada 2015 silam.

8. Thet Htar Thuzar (Myanmar)

Nama berikutnya adalah pemain bulutangkis asal Asia Tenggara, Myanmar. Dia adalah Thet Htar Thuzar.

Pemain kelahiran 15 Maret 1999 itu dikenal memiliki paras cantik. Nama Thet mulai melambung ketika tampil di ajang Olimpiade di Tokyo Agustus 2021 lalu mewakili negaranya.

Thet Htar Thuzar. Foto/Twitter

Ia satu grup dengan pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.

Meski akhirnya gagal lolos dari fase grup setelah kalah dari Grego, sosok Thet sudah banyak menyita perhatian pecinta bulutangkis karena kecantikannya.

9. Ribka Sugiarto (Indonesia)

Setelah malang melintang antar benua, daftar pebulutangkis cantik dunia kini mendarat di tanah air.

Nama Ribka Sugiarto patut disandingkan dengan deretan pebulutangkis cantik di dunia. Pemain ganda putri kelahiran Kabupaten Karanganyar itu mulai masuk pelatnas setelah tampil apik dari klubnya PB Djarum.

Ribka Sugiarto (kanan) dan Siti Fadia. Foto/Istimewa

Ribka merupakan peraih medali emas pada Kejuaraan Asia Junior 2018 saat berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma.

Namun kini dia dipasangkan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti yang dikenal dengan sebutan duet Sirib. Bersama Siti, Ribka juga masuk skuad Uber Cup Indonesia 2021 dan tampil sebagai ganda putri kedua.

Bahkan di babak perempatfinal, keduanya sukses menyumbang poin usai menundukkan pasangan senior Thailand, Sapsiree/Puttita.

Pasangan ini juga diproyeksikan menjadi penerus kejayaan ganda putri menyusul usia Greysia Polii yang sudah mendekati usia pensiun.

10. Melati Daeva Oktavianti (Indonesia)

Pemain terakhir yang masuk jajaran pebulutangkis tercantik di dunia adalah Melati Daeva Oktavianti.

Pemain ganda campuran asal Indonesia ini juga banyak disebut memiliki paras rupawan. Dengan gigi gingsul khasnya, kecantikan Melati banyak membuatnya selalu jadi target bidikan kamera netizen.

Melati Daeva Oktavianti. Foto/Istimewa

Atlet kelahiran Serang, 26 Oktober 1994 ini merupakan pemain asal klub PB Djarum. Dia kini turun di ganda campuran dan menjadi pasangan terbaik Indonesia bersama Praveen Jordan.

Bersama Praveen, Melati kini duduk di peringkat 5 dunia. Sederet gelar juara sudah disumbangkan di sektor ganda campuran bersama Praveen.

Di antaranya juara Denmark dan French Open 2019, Juara All England dan pernah meraih medali emas saat Kejuaraan Dunia Junior BWF 2012 bersama Edi Subaktiar. (Wardoyo)

Exit mobile version