JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Satreskrim Polresta Solo Bongkar Sindikat Pemalsuan KTP, Terbongkar Saat Digunakan Pelaku untuk Pengajuan Kredit ke Bank di Solo

Selang beberapa hari kemudian, pelaku berinisial F yang hendak mengajukan hutang ke sebuah bank di Solo ternyata data NIK dengan Dispendukcapil berbeda.

“Pihak bank kemudian memberitahu pemilik NIK tersebut. Kami kemudian mengamankan pelaku F,” tegasnya.

Dari pengakuan F, teryata dia menbuat KTP dan KK Palsu  tersebut dari Biro Jasa di Bandung, milik W hingga dilakukan penangkapan.

Djohan memaparkan, dari hasil penggerebakan itu polisi menemukan banyak lembaran blangko dan KTP kosong yang diduga akan menjadi bahan baku pembuatan dokumen palsu. Selain itu juga ditemukan 65 stempel Dispendukcapil palsu dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Polresta Solo Tangkap 10 Tersangka Mafia Narkoba, Salah Satunya Bandar Aan. Kombes Ade Sjafri Sampaikan Terimakasih ke Masyarakat

“Si F ini mengetahui biro jasa pembuatan KTP dan KK palsu ini dari Medsos. Untuk harganya satu KTP dijual Rp 500 ribu, untuk KK juga segitu. Dari pengakuan tersangka W, dia sudah dua tahun beroprasi. Sedang kita dalami sudah berapa kali dia membuat KTP dan KK palsu. Blangko-blangko katanya dia cetak sendiri,” ujar Djohan.

Baca Juga :  Permudah Masyarakat, Rupbasan Solo Launching Inovasi Gatotkaca dan Pit Stop Baran Baran. Kakanwil Berharap Jadi Contoh Rupbasan Lain

Akibat perbuatannya, kedua wanita ini diganjar dengan pasal 263 dan 264 KUHP tentang pemalsuan dokumen berharga dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara. Prabowo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua