JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tenang, Hanya Padang Savana Glesungrejo yang Ditutup, Jalur Baturetno-Eromoko Lewat Genangan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Tetap Dibuka

Danang mengatakan, penutupan area itu dilakukan pada Senin (18/10) pagi. Pihaknya didampingi Forkompincam Eromoko, Polsek Eromoko dan dibackup Polres Wonogiri.

“Selain itu, kami juga sudah pasang plakat penutupan padang rumput agar masyarakat tahu. Bahkan, jalur yang dari arah Baturetno juga ditutup untuk kegiatan wisata,” jelas dia.

Pihaknya mengatakan, sebagai antisipasi, juga dilakukan patroli di area padang rumput tersebut. Bahkan, Rabu pagi tim gabungan melakukan penjagaan.

Danang menambahkan, pasca penutupan padang rumput sempat terjadi pro kontra dari kalangan remaja desa setempat. Pihaknya sudah berikan pemahaman, bahwa penutupan ini demi kebaikan bersama.

Baca Juga :  Penyelundupan Sabu Bersama Sate Lontong, Dikirim Pria Misterius Dinihari di Lapas Wonogiri

Untuk diketahui jalur tua di area pasang-surut Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri kini muncul lagi. Ketika musim hujan, jalan tersebut tenggelam oleh perairan waduk. Namun saat air menyusut di musim kemarau, jalur-jalur itu muncul kembali, sehingga sekarang bisa dilewati sepeda motor.

Jalur tua yang muncul lagi itu, antara lain jalan dari Desa Tegalharjo (Kecamatan Eromoko) sampai Desa Glesungrejo (Kecamatan Baturetno) dan jalan dari Kelurahan Wuryantoro (Kecamatan Wuryantoro) sampai Desa Glesungrejo (Kecamatan Baturetno). Beberapa ruasnya kendaraan bermotor.

Sebelum Waduk Gajah Mungkur berdiri, jalan Wuryantoro-Baturetno merupakan salah satu jalur penting bagi masyarakat sekitar. Namun setelah waduk dibangun, sekitar tahun 1980 silam, jalur tersebut tergenang perairan. Jalan hanya muncul ketika musim kemarau mencapai puncaknya.

Baca Juga :  Wonogiri Punya Pelayanan Onkologi Rehabilitasi Jantung dan Obat Sitostatika, Gedungnya Saja Telan Anggaran 20 M

Para pengguna jalan hanya membutuhkan waktu sekitar 7-8 menit untuk melintasinya. Jalur itu bisa memangkas waktu jauh lebih singkat untuk menghubungkan antara Kecamatan Eromoko dengan Baturetno. Pasalnya, ketika jalan terendam air waduk, masyarakat harus mengambil jalur memutar melalui Giriwoyo yang waktu tempuhnya bisa beberapa kali lipat. Aris

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua