JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

HIPMI Wonogiri Targetkan 30 Persen Produk UMKM Terserap di Pasar Ritel, Langkah ini yang Dilakukan

“Nantinya diklasifikasikan dan dilakukan pembinaan per klasifikasi. Nanti misalnya ada yang terkendala dengan perizinan maka HIPMI akan memfasilitasi,” sebut dia.

Program kerja lainnya adalah peningkatan kapasitas anggota HIPMI. Program ini dilaksanakan dengan memanfaatkan jaringan yang terkoneksi dari kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat pusat.

“Program kami nanti juga akan menularkan virus kewirausahaan ke mahasiswa dan pelajar. Contohnya mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa berprestasi itu,” ujar Sunan.

Tak kalah penting adalah, memberi pelatihan atau seminar tentang berbagai hal berkaitan dengan pengembangan usaha. Seperti manajemen, pemasaran, koneksi, dan sebagainya. Hal ini untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM agar lebih bisa bersaing.

Baca Juga :  5 Warga Wonogiri Meninggal Karena DBD, Ternyata Gegara Dipicu Hal ini

“Kehadiran HIPMI memang agar bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Sunan.

Disinggung soal anggota HIPMI Wonogiri, dia menyebutkan dari sejumlah latar belakang bisnis. Misalnya pengusaha toko pakaian, jual-beli mobil bekas, kafe, dan toko bangunan. Usaha jasa, seperti cuci/salon mobil, event organizer (EO) berbagai kegiatan, dan vendor kamera foto dan video. Anggota berusia kurang dari 41 tahun.

Baca Juga :  Penyelundupan Sabu Bersama Sate Lontong, Dikirim Pria Misterius Dinihari di Lapas Wonogiri

Di tempat yang sama Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan sudah saatnya anak muda Wonogiri jangan hanya terpacu pada mencari lowongan kerja. Apalagi terpancang pada mindset harus menjadi ASN TNI Polri atau bekerja di perusahaan besar.

“Ciptakan peluang usaha. Harus ada greget untuk berwirausaha. Jangan terpaku untuk mencari kerja tapi ciptakanlah pekerjaan dan berikan lapangan kerja bagi orang lain,” kata Wabup. Aris

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua