JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Merasa Dirugikan Galian C Ilegal, Wanita Asal Masaran Sragen Tuntut Tebing Sawahnya Dibangun Talud dan Dipagar. ESDM Jateng ke Penambang: Berani Berbuat Harus Tanggungjawab!

“Bayangkan tebing ketinggian 3,5 meter hanya akan dipopoki tanah dan dicagaki bambu. Apa ya bisa bertahan lama. Makanya saya nggak mau,” terangnya.

Sunarni menyayangkan sikap penambang yang seolah mengabaikan kerugian dan kerusakan lingkungan. Karenanya jika tidak mampu membangunkan talud, ia pun meminta agar kasus itu berlanjut ke proses hukum.

Pencurian Harta Negara

Menyikapi hal itu, Kasi Mineral dan Batubara Dinas Energi Sumberdaya dan Mineral Jawa Tengah, Joko Wiyanto, menilai operasional tambang galian C di Gebang itu memang tidak berizin.

Dari kondisi bekas kerukan, memang sangat membahayakan. Sebab penambangan meninggalkan tebing tegal lurus dengan ketinggian 3 meter lebih.

Baca Juga :  Serahkan SK, Bupati Sragen Ingatkan CPNS dan PPPK Tidak Euforia Langsung Ganti Mobil
Joko Wiyanto. Foto/Wardoyo

Kondisi itu sangat membahayakan. Menurutnya, langkah Sunarni yang lahannya bersebelahan dan terdampak, memang sudah benar jika melapor ke proses hukum.

Pun dengan tuntutan yang disampaikan untuk dibangun talud, hal itu bisa dimaklumi mengingat akibat penambangan itu berdampak merugikan dan membahayakan lahan milik wanita itu.

“Mestinya ketika ada aktivitas galian C tidak berizin, aparat kepolisian yang memiliki kewenangan untuk menindak. Penambangannya juga tidak aturan harusnya kemiringan 30 persen tidak tegak lurus begitu. Makanya ketika ada yang dirugikan dan mengajukan tuntutan ya itu sudah risiko penambang. Berani berbuat ya harus berani bertanggungjawab,” tandasnya.

Baca Juga :  Samstars Band, Ikon Baru Samsat Sragen yang Sukses Genjot Animo Warga untuk Bayar Pajak Kendaraan. Kini Sehari Bisa 1.000 WP

Joko menambahkan kasus laporan galian C ilegal dan sudah merusak lingkungan di Gebang itu diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua penambang.

Selain harus mengantongi izin, aktivitas penambangan mestinya juga memperhatikan aturan dan kondisi lingkungan.

“Karena tambang galian C yang tidak berizin itu masuk tindak pidana. Itu termasuk kategori pencurian harta negara,” tandasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua