JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gara-Gara Ganyong dan Kayu, Dapur Rumah Minto Di Sewurejo, Mojogedang Malah Ludes Terbakar

Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan api / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Dapur rumah milik Mbah Minto (70) warga Desa Sewurejo, Mojogedang, Karanganyar, Jateng terbakar saat merebus ganyong (tumbuhan ubi), Jumat (26/11/2021).

Diduga sumber kebakaran dari kompor ala desa menggunakan kayu senagsi bahan bakarnya itu mengenai ranting daun kering dibalik rumah.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan peristiwa itu terjadi saat matahari terik pukul 13.30 WIB. Saat itu mbah Minto sedang merebus ganyong untuk dimakan sebagai camilan atau snack.

Setelah merebus ganyong berlangsung sekitar 10 menit pemilik rumah keluar dari dapur guna menyelesaikan pekerjaan yang lain.

Baca Juga :  Meski Omicron Diwaspadai, Kasus Covid-19 di Kecamatan Jaten Tetap Nol. Sebulan Ini Bahkan Menurun Drastis

Pasalnya merebus ganyong agar masak memerlukan waktu lama setidaknya 50 menit hingga sejam.

Setelah ditinggal beberapa saat, tanpa disangka tiba-tiba api sudah membakar bagian atap dapur tersebut dan Mbah Minto berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu  tetangga berdatangan membantu memadamkan api secara manual.

Alhasil api bukannya padam tetapi justru semakin membesar sehingga warga kewalahan dan menelepon pemadam kebakaran dari Kantor Satpol PP Damkarlinmas Pemkab Karanganyar.

Sejurus kemudian mobil damkar meluncur tiba dilokasi hanya selang 12 menit saja dan dengan mudah api dijinakkan sekitar 17 menit kemudian.

Baca Juga :  Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Tegalgede, Karanganyar Terbakar

Petugas Damkar Kantor Datpol PP Dankarlinmas Karanganyar, Ari Setyawan (40) membenarkan kejadian tersebut.

“Kami bergerak cepat  bersama anggota lainnya sehingga hanya 17 menit api berhasil dipadamkan,” ungkapnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Menurut Ari Setyawan fugaaan kebakaran diduga api dari dapur merembet keluar dapur menyambar daun kering karena dibelakang dapur banyak tumbuh pohon bambu.

Adapun kerugian belum bisa ditafsir namun diperkirakan puluhan juta rupiah.

Beni Indra

Bagi Halaman