JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Nuryanto, Calon Anggota DPRD Wonogiri Pengganti Setyo Sukarno Dinyatakan Memenuhi Syarat oleh KPU, Artinya?

“Ya, pak Nuryanto, saat ini prosesnya sudah di DPRD tinggal menunggu waktu (pelantikan),” ungkap Bupati.

Awalnya ada dua nama yang mengemuka sebagai pengganti Setyo Sukarno yang kini menjabat Wakil Bupati Wonogiri. Keduanya adalah Welas Handayani dan Nuryanto. Mereka merupakan calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP pada Pemilu Legislatif Wonogiri 2019. Keduanya berasal dari daerah pemilihan (dapil) yang sama dengan Setyo Sukarno, yakni dapil Wonogiri V.

Welas Handayani meraih suara terbanyak pertama setelah empat caleg PDIP di dapil V berhasil menjadi anggota DPRD Wonogiri. Sementara Nuryanto meraih suara di bawah Welas. Welas Handayani meraup 3.210 suara. Sedangkan Nuryanto meraih 3.187 suara.

“Bu Welas mengundurkan diri atau tidak bersedia (menjadi anggota DPRD PAW) dengan alasan aktifitas beliau. Akhirnya turun rekomendasi dari DPP ke Pak Nuryanto itu,” beber Bupati.

Dia mengatakan, Nuryanto merupakan pengurus di DPC PDIP Wonogiri sebagai salah satu wakil ketua. Sedangkan Welas Handayani adalah pengurus di PAC PDIP Kecamatan Giriwoyo.

Baca Juga :  Penyelundupan Sabu Bersama Sate Lontong, Dikirim Pria Misterius Dinihari di Lapas Wonogiri

Nuryanto, ujar dia, merupakan warga Kecamatan Giritontro. Dia memiliki latar belakang pengusaha bahan bangunan. Nuryanto melaju dari dapil V yang terdiri dari Kecamatan Baturetno, Giriwoyo, Giritontro, Pracimantoro, dan Paranggupito.

Untuk diketahui, Setyo Sukarno mengundurkan diri sebagai anggota DPRD hasil Pemilu Legislatif 2019 pada 23 September 2020 lalu. Pengunduran diri itu dilakukan menyusul ditetapkannya Setyo sebagai calon wakil bupati (cawabup) mendampingi calon bupati (cabup) Joko Sutopo pada Pilkada Wonogiri 2020.

Pada Pileg Wonogiri 2019 lalu ada sembilan caleg PDIP dari dapil V. Empat orang peraih suara terbanyak lolos menjadi anggota DPRD, termasuk Setyo Sukarno yang saat itu meraih suara terbanyak pertama di dapil V. Lima caleg lainnya tak lolos menjadi legislator. Setyo Sukarno memperoleh suara terbanyak di dapil V, yakni 14.772 suara. Selain Setyo, secara berurutan di bawahnya adalah Novri Roesmono yang memperoleh 7.037 suara, Irwan Hadi Purnomo 5.576 suara, dan Soetarno SR. 3.736 suara.

Baca Juga :  Yes, Pembelajaran Tatap Muka Full 100 Persen SD di Wonogiri Segera Digelar, ini Syaratnya

Berdasar ketentuan PKPU Nomor 6 Tahun 2019 perubahan PKPU Nomor 6 Tahun 2017 tentang PAW Anggota Dewan, PAW tidak bisa dilaksanakan jika masa jabatan anggota DPRD yang diganti kurang dari enam bulan terhitung sejak permintaan PAW dari pimpinan DPRD yang diterima KPU. Kebetulan ketika itu masa jabatan Setyo Sukarno telah melebihi ketentuan minimal itu.

Selain itu, anggota DPRD kabupaten/kota yang berhenti antar waktu diganti oleh calon PAW yang memperoleh suara sah terbanyak urutan berikutnya. Tentunya dalam daftar peringkat perolehan suara dari partai dan dapil yang sama pada Pileg terakhir.

Namun demikian, jika calon PAW meninggal dunia, mengundurkan diri, atau tak lagi memenuhi syarat sebagai anggota DPRD, digantikan calon PAW yang memperoleh suara sah terbanyak urutan berikutnya lagi dari parpol dan dapil yang sama. Kasus ini sama seperti yang dialami Welas Handayani dan Nuryanto. Aris

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua