JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Saat Ini, Ada 104 Hektare Lahan di Yogya Tergolong Kumuh

tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Saat ini terdapat setidaknya 104 hektare lahan yang masih dalam golongan lahan kumuh.

Jumlah tersebut sudah cukup baguus, karena bila dibandingkan tahun 2016 silam jumlah lahan kumuh masih lumayan banyak, yakni 169 hektare.

Setelah dilakukan penataan, wilayah kumuh di Kota Yogyakarta berkurang.

“Ini kan SK (Surat Keputusan) kumuhnya 2016. ada sekitar 269 hektare, dilaksanakan penataan, dan tahun 2020 tinggal 75 hektare,”katanya, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga :  Mengaku sebagai Pegawai Dishub, Pria Ini Berhasil Gondol Lampu APILL di 7 Perempatan di Yogya

Namun jumlah wilayah kumuh saat ini bertambah.

Hal itu karena adanya peraturan baru dari pusat yang dikeluarkan pada tahun 2018.

“Jadi sebelumnya skor untuk indikator kumuh itu kan 19. Lalu setelah ada Permen PU yang baru tahun 2018, skor menjadi 16. Jadi ada wilayah yang masuk kumuh baru setelah ada aturan tersebut,” ujarnya.

“Dulu kan kami fokus pada wilayah yang masuk SK Kumuh, sedangkan lainnya tidak tertangani. Saat ini bertambah menjadi 104 hektare,” sambungnya.

Baca Juga :  PKL Malioboro Menolak Relokasi, Pemerintah DIY Pastikan Minggu Depan Mulai Pindah, Awal Februari Selesai

Sigit menyebut ada dua kemantren yang wilayah kumuhnya paling luas.

Dua kemantren tersebut adalah Tegalrejo dan Umbulharjo.

Tahun ini DPUPKP Kota Yogyakarta tetap melakukan penataan di wilayah kumuh.

Ia memperkirakan wilayah kumuh di Kota Yogyakarta sudah berkurang lagi.

“Akhir tahun ini akan kami hitung lagi. Kemungkinan sudah turun 18-an hektare,” ujarnya.

www.tribunnews.com

Bagi Halaman