JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Makin Panas, DPRD Sebut Seleksi Perdes Gabus Sragen Berpotensi Cacat Hukum dan Langgar Perbup. Peserta Ungkap Ujian Komputer dari LPPM Hanya Teori Tanpa Ada Praktek

Sementara, para peserta seleksi Perdes di Desa Gabus, mengungkapkan ujian komputer yang mereka jalani memang hanya ujian teori saja.

Salah satu peserta di formasi Kaur Perencanaan, Elisa Lisdiyastuti mengatakan untuk ujian komputer, peserta hanya diminta mengerjakan soal uji kompetensi dasar komputer dengan model pilihan ganda dan jumlah soal 100.

“Soal komputernya pilihan ganda semua. Jumlahnya 100 soal. Nggak ada ujian prakteknya padahal setahu saya ujian komputer di desa lain pakai praktek,” ujarnya.

Surat aduan ke Presiden Jokowi dari peserta seleksi perangkat desa di Gabus, Ngrampal, Sragen. Foto/Wardoyo

Senada, peserta di formasi Kebayan, Setyo juga membenarkan ujian komputer yang ia alami juga hanya diminta mengerjakan 100 soal pilihan ganda dengan materi komputer dasar saja.

Baca Juga :  Dari Buku Mustika Rasa Bung Karno, Ini Cara Ketua DPC PDIP Sragen Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan

“Tidak ada prakteknya. Soal komputernya pilihan ganda 100 soal Mas,” imbuhnya.

Sementara, menurut salah satu peserta seleksi Perdes di Desa Padas, Tanon, Muhammad Ahyani Mursyid, ujian yang ia alami meliputi ujian tertulis dengan CAT, ujian komputer teori dan ujian praktek komputer.

Pelaksana ujian seleksi Perdes di Desa Padas juga sama-sama menggandeng LPPM UMS.

“Kalau kemarin, kami ujian komputernya ada ujian teori dan prakteknya bikin surat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

Terpisah, dalam beberapa kesempatan, Ketua Panitia Seleksi Penjaringan Penyaringan Perdes Gabus, Sunar menyampaikan panitia sudah bekerja sesuai regulasi.

Baca Juga :  Akhir Sepak Terjang Teguh, Jawara Maling Sepeda Asal Solo. 29 Kali Sukses Mencuri di Mana-Mana Hari Apesnya Berakhir di Plupuh

Tugas panitia hanya menjalankan tahapan lantas merekap nilai berdasarkan nilai ujian tertulis dan ujian komputer yang diterima dari LPPM, serta nilai prestasi, dan dedikasi.

Soal proses ujian dan penilaian dari LPPM, hal itu sepenuhnya kewenangan LPPM UMS sebagai pihak ketiga penyelenggara ujian.

“Seharusnya peserta meminta kejelasan saat ujian atau begitu selesai ujian, tidak setelah adanya hasil seleksi,” paparnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua