JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Tak Goyah Iman oleh Gratifikasi Fee, ASN Asal Pemkab Boyolali Terima Penghargaan KPK. Wakil Ketua KPK: Tidak Mudah!

Dari 102 insan UPG seluruh indonesia yang mengikuti proses penilaian penghargaan terjaring tiga insan UPG terbaik, salah satunya Achmad Nasution.

Usai acara, dia menyampaikan penghargaan ini menjadi kebanggaan masyarakat Boyolali terutama untuk program pencegahan korupsi di Kabupaten Boyolali.

“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Boyolali terutama untuk program pencegahan korupsi,” ujar pria biasa dipanggil Tio ini.

Ditemui terpisah, Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Boyolali, Insan Adi Asmono menyambut positif penghargaan tersebut. Penghargaan tersebut terkait dengan pengendalian gratifikasi insan Unit pengendali gratifikasi (UPG).

Baca Juga :  Persiapan AHD Ngemplak Boyolali Sudah 85 Persen. Siap Terima Jamaah Calon Haji

Dia selaku admin UPG Boyolali atas konsisten dan komitmen dalam menggerakan unit anti gratifikasi terutama perbankan. UPG ada ditiap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di seluruh Jawa Tengah, hanya Boyolali yang meraih penghargaan tersebut. Ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.”

Sementara itu, Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan menyebut penghargaan pengendalian gratifikasi untuk tahun 2021 diberikan lebih banyak kepada sosok individu dikarenakan pemberian penghargaan bagi lembaga pemerintahan atau swasta untuk kemudian hari masih sering terjadi pemberian gratifikasi dan bahkan masih adanya operasi tangkap tangan (OTT).

Baca Juga :  Warga Cepogo, Boyolali Gelar Ritual Ruwat Rawat, Upaya Menjaga Budaya Lokal di Timur Lereng Gunung Merapi- Merbabu

“Banyak kementrian atau lembaga yang mendapat penghargaan dari kita, tapi nyatanya kena OTT, hilang kredibilitas penghargaan kita (KPK). Oleh karena itu saya bilang, untuk tahun ini kita perbanyak penghargaan untuk individu.” Waskita

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua