JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

30 Orang Luka Gegara Banjir Bandang Sungai Gandong Desa Pelem Purwosari Bojonegoro, Fakta ini yang Sesungguhnya Terjadi

JTB Site Office & PGA Manager PEPC JTB Edy Purnomo saat di lokasi kegiatan mengatakan pihaknya menganggap penting terciptanya desa yang tangguh terhadap bencana. Sehingga melalui salah satu kegiatan dalam program pengembangan masyarakat (PPM) PEPC ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan warga masyarakat dalam mengenali, mengantisipasi dan menghadapi ancaman bencana yang ada di wilayahnya.

Selain itu, menurut Edy kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung Program Pemerintah dalam upaya mewujudkan desa mandiri yang salah satu indikatornya adalah desa yang memiliki memiliki ketangguhan dalam menyikapi situasi darurat bencana. Membentuk masyarakat yang sigap dan tanggap dalam menghadapi bencana tentu tidak dapat dilakukan secara instan dan perlu waktu yang panjang sehingga dapat terbangun ketangguhan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Sekalipun Mampu, Djarot Tegaskan, PDIP Tetap Butuh Teman Koalisi di Pilres 2024

“Menumbuhkan budaya sadar bencana menjadi nilai-nilai pembangunan untuk masyarakat adalah tugas kita bersama. Masyarakat harus punya kemampuan memitigasi bencana. Jangan sampai warga menjadi korban bencana seperti dalam simulasi hari ini,” tutur dia.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti yang hadir di acara simulasi mengapresiasi peserta yang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya dengan mengikuti kegiatan seperti ini warga dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam upaya menumbuhkan sikap yang sigap dan tanggap bencana. Masyarakat dapat berjaga-jaga jika menghadapi situasi bencana.

Whenny menambahkan bahwa pelatihan dan sosialisasi yang diberikan PEPC sangat bermanfaat bagi semua warga.

Baca Juga :  Berkomitmen Perbaiki Manajemen Kompetisi Sepak Bola Indonesia, Polri Gelar Kursus Manajemen Pengamanan Stadion dengan Pengajar dari Inggris

“Mohon pelatihan dan simulasi semacam ini jangan berhenti di sini saja ya, namun tolong disebarluaskan kepada warga yang lain supaya kita semua saling peduli dalam menghadapi bencana. Dari pelaksanaan hari ini terlihat koordinasi yang baik antar pihak dalam menyikapi situasi bencana,” imbuh dia.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Bojonegoro Eko Susanto mengatakan pihaknya sangat mendukung pelatihan seperti yang digelar oleh PEPC bersama elemen masyarakat ini. Dengan kegiatan seperti ini dapat mengedukasi masyarakat untuk selalu waspada dalam menghadapi situasi-situasi yang darurat. Aris

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com