Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Awas Tayab Berkeliaran! Dua Rumah di Tugu, Jumantono, Karanganyar, Dibobol. Kerugian Sekitar Rp100 Juta

Rumah Sumarno di Tugu, Jumantono, Karanganyar

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Aksi tayab (maling di siang bolong berkedok bertamu) terjadi di Dusun Ngasinan Rt 01/02 Desa Tugu, Jumantono, Karanganyar, Jateng, dengan sasaran rumah yang sedang sepi.

Kali ini, korbannya adalah  Suwarso (50) dan Sumarno (52), yang  mengalami kerugian uang tunai sekitar Rp 65 juta, emas senilai Rp 25 juta, ATM, buku tabungan serta serta sertifikat tanah.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan, peristiwa tayab itu terjadi pada Senin (10/1/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Sebagai informasi,  letak rumah korban Suwarso dan Sumarno adalah bertetangga warga Dusun Ngasinan Rt 01/02 Desa Tugu, Jumantono, Karanganyar.

Singkat cerita, kedua rumah korban sedang dalam keadaan kosong karena Suwarso (50) sedang pergi acara keluarga, sedangkan Sumarno (52) sedang pergi menjemput anaknya pulang sekolah.

Pada saat itulah, berdasarkan kesaksian warga terdapat dua orang laki-laki berboncengan naik motor matic masuk ke rumah Sumarno seakan hendak bertamu sehingga warga tidak curiga.

Tak pelak, selang dua jam berikutnya Sumarno kaget saat masuk rumah melihat ruangan kamar acak-acakan dan tasnya berisi uang tunai Rp 25 juta raib beserta ATM dan buku tabungan. Sumarno pun berteriak hingga tetangga berdatangan.

Sejurus kemudian, Suwarso yang baru pulang kaget melihat pintu rumahnya terbuka dan setelah dicek ternyata uang dalam jumlah banyak  juga raib belum lagi perhiasan senilai Rp 25 juta hilang. Tak pelak pada saat itu kampung tersebut gempar dua warga menjadi korban tayab.

Kadus Ngasinan, Desa Tugu, Jumantono, Suyadi (48) membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadian itu diperkirakan antara pukul 08.00 – 11.00 WIB dengan dua korban warga kami,” ungkapnya kepada JOGLOSEMARNEWS COM, Selasa (11/1/2022).

Menurut Kadus Suyadi, setelah kejadian para warga bersaksi ada yang melihat dua orang pura-pura akan bertamu ternyata setelah itu terjadi korban kebobolan.

“Kasus ini sudah ditangani Polsek Jumantono yang mana sesaat setelah kejadian polisi datang di TKP dan melakukan penyelidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Sekdes Tugu, Sujoko Prihantoro mengimbau kepada warga desa agar waspada pada siang hari agar rumah jangan sampai kosong karena menjadi sasaran empuk orang hendak Nayab berlagak seolah-olah mertamu.

“Jika malam justru aman karena warga ada di rumah, tetapi di desa itu sering rumah kosong saat siang hari maka kami harap usahakan jangan sampai rumah kosong karena rawan,” tandasnya.

Kapolsek Jumantono, AKP Suryono mengatakan sudah cek TKP dan melakukan penyelidikan.

“Kasus itu sedang kami tangani,” ungkapnya saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (11/1/2022). Beni Indra

Exit mobile version