JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Baru Saja Dilantik, Dirut PDAM Sragen dan Pejabat Eselon II Sudah Dapat Peringatan Bupati. Nggak Main-Main Ancamannya!

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wabup dan Sekda. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengingatkan kepada kepala dinas atau pejabat eselon II yang baru saja dilantik akhir tahun 2021, untuk menunjukkan kinerja yang baik dan terobosan untuk memajukan Sragen.

Jika tidak, orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu mengaku tak segan untuk melakukan evaluasi ulang hingga memutasi mereka.

Ancaman itu juga berlaku bagi Direktur Utama PDAM Sragen atau Perumda Air Tirtonegoro, Hanindyo Heru Prayitno yang juga barusaja dilantik bersamaan dengan mutasi pejabat, Jumat (31/12/2021).

“Tolong bagi pejabat eselon II tugas yang saya berikan diemban dengan baik. Kesempatan ini tidak tidak satu kali dua kali saya berikan. Apabila dalam waktu kurun tertentu 6 bulan sampai satu tahun para pejabat eselon 2 ini tidak bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya, tidak ada inovasi, tidak ada gregetnya, saya bisa pindah kapan saja,” papar Bupati saat memberi sambutan usai pelantikan di Gedung SMS Sragen.

Baca Juga :  Harga Sawit Hancur Lebur di Titik Terendah, Warga Sragen di Perantauan Menangis

Bupati pun mencontohkan, Kepala BKPSDM Sutrisna yang setiap hari menata SDM dan PNS, juga bisa dipindahnya tanpa harus melalui assesment.

Namun ia buru-buru menjelaskan bahwa pemindahan itu diyakini akan membuatnya lebih nyaman karena melihat sosok Sutrisna dinilai mumpuni untuk mendampingi bupati di setiap kegiatan.

“Beliau yang setiap hari ngerjain bagaimana caranya menata SDM, dia sendiri nggak tahu kalau dia target yang Bupati untuk di pindah juga,” ujar Bupati Yuni.

Baca Juga :  Ciptakan Pasta untuk Membatik, Siswa SMPN 2 Kalijambe Raih Juara Lomba Krenova Kabupaten Sragen. Ini Keunggulannya!

Tak hanya ke jajaran eselon II, peringatan yang sama juga disampaikan ke Dirut PDAM yang baru, Hanindyo Heru Prayitno.

Bupati menantang Hanindyo untuk bisa membuktikan paparan soal target, kinerja dan hal-hal yang sempat panjang lebar disampaikan di depan Pansel saat mengikuti seleksi.

“Saya tunggu kiprahnya di Dirut PDAM. Ingat, saya bisa saja di tengah jalan apabila target itu tidak terpenuhi, saya akan melakukan assesment ulang dan bisa saja, kapan saja saya ganti. Jangan dikira sudah duduk menjadi direktur penak-penak terus tidak mau introspeksi diri untuk menjadi lebih baik,” tandasnya. Wardoyo

Bagi Halaman