JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Bukan Layangan Putus, Apel Besar Zero Knalpot Brong Polres Wonogiri Pertama di Jateng Bro

Dia menuturkan, warga yang menggunakan knalpot brong berarti tidak tertib berlalu lintas. Karena melanggar undang-undang yang berlaku, hal itu pun ditertibkan. Penertiban itu dilakukan dengan langkah pencegahan, misalnya lewat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Jika masih nekat melakukan pelanggaran maka sanksi penilangn pun diterapkan.

“Tapi kita lihat di Wonogiri cukup komunikatif dengan komunitas otomotif. Sampai bisa menggelar apel besar. Dari kepolisian, pemerintah dan unsur masyarakat mendukung kegiatan ini,” beber Dirlantas.

Lebih jauh, Agus menuturkan laik kendaraan memang memiliki sejumlah ketentuan seperti kelengkapan spion, mesin, bodi kendaraan dan lain sebagainya. Saat ini pihaknya fokus menertibkan knalpot brong karena dikeluhkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Cara Mengolah Makanan Buat si Kecil yang Susah Mamam

“Kebisingannya ‘kan mengganggu masyarakat. Rata-rata knalpot brong ini digunakan oleh anak muda. Ini yang mengganggu ketertiban masyarakat. Termasuk juga ada laporan dari Pak Gubernur. Pak Kapolda lalu memerintahkan kami membuat program menuju Jawa Tengah zero knalpot brong dan Wonogiri yang pertama mendeklarasikannya,” kata dia.

Dalam sambutannya, Dirlantas juga menyinggung pentingnya tertib berlalu lintas. Pasalnya dalam satu hari di Jawa Tengah ada tiga sampai empat orang warga yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto mengatakan pihaknya mengutamakan tindakan preventif dan preemtif dalam usaha menciptakan zero knalpot brong di Wonogiri. Jika langkah edukasi dan peringatan masih tak diindahkan, maka akan dilakukan penindakan.

Baca Juga :  Program Seragam Sekolah Gratis 2023 Kembali Berlanjut, Segini Anggarannya

“Pengendara yang menggunakan knalpot brong kita minta untuk dilepas dan diganti yang standar. Dia lepas dan pasang sendiri knalpot yang sesuai dengan aturan. Kita lakukan penindakan,” kata Kapolres.

Pihaknya berencana, saat knalpot brong sudah terkumpul knalpot-knalpot itu bisa saja dipotong. Kemudian bisa saja dibikin patung atau monumen yang terbuat dari knalpot brong sebagai peringatan bahwa knalpot brong melanggar ketentuan.

Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Marwanto menambahkan, setidaknya sudah ada 150 knalpot brong yang diamankan pihaknya akhir-akhir ini. Pihaknya masih akan terus melakukan upaya demi mensukseskan program zero knalpot brong. Aris

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com