JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kedung Grujug, Wisata Alam Nan Eksotis di Sragen

Banyak warga sekitar yang menjadikan tempat ini sebagai mata pencarian. Warga sekitar setiap hari memancing dan mejala ikan di Kedung Grujug ini. Mereka biasanya berangkat pagi, pulang ketika siang, dan kembali lagi ketika sore hari.

Seperti kata Tri, seorang warga Pungkruk, Miri, Sragen yang sedang menjala ikan.

“Hari ini saya berangkat agak terlambat Mbak, sekitar jam 6 pagi. Biasanya lebih pagi lagi. Nanti siang pulang trus balik lagi Mbak” ujar Tri, Rabu (19/01/2022).

Baca Juga :  Kisruh Seleksi Perdes Bener, Nilai Peserta Ranking I Dirubah, Peserta Ranking 2 Mengadu ke Bupati. Sebut Perubahan Tidak Sah!

Ikan yang sering didapat oleh para pemancing dan penjala adalah ikan nila dan ikan tawes.

Para penjala dan pemancing ikan di Kedung Grujug sehari-hari mendapatkan ikan sekitar 1 kg sampai 2 kg per hari. Mereka biasa menjualnya di pasar atau menawarkannya pada warga desa sekitar.

“Kalau lagi banyak ya banyak Mbak. Ini kayaknya 2 kilogram ada. Biasanya dijual ke pasar atau ke warga sekitar” katanya.

Jika tertarik dengan wisata yang masih alami dan dekat dengan alam, Anda bisa kerkunjung ke Kedung Grujug yang buka setiap hari dan gratis.

Baca Juga :  Digadang-Gadang Serap Ribuan Pekerja, 2 Investor Besar dari Korea Malah Angkat Kaki dari Sragen

Selain menikmati keindahan alam, Anda juga bisa bercengkerama dengan penduduk sekitar atau para pemancing dan penjala ikan.

Objek wisata ini tepatnya terletak di desa Pungkruk, Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Wisata ini memiliki jarak 30 kilometer dari Kota Sragen dan 25 kilometer dari Solo. Efa Yunita Sari

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua