JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Namanya Mulai Mendunia, Pengusaha Muda Sragen, Alan Darma Saputra Beber 4 Kunci Sukses Jadi Pengusaha. Wajib Disimak Bagi Pemula!

Pengusaha muda Sragen sekaligus Dirut PT DJG, Alan Darma Saputra Koeshendro (tengah) bersama pendampingnya saat meninjau stand di 11th Sragen University Expo di Gedung SMS Sragen, Sabtu (15/1/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menggapai sukses di usia muda, memang tidak semudah membalik telapak tangan. Butuh upaya, semangat keras, mental dan jejaring yang kuat untuk meraihnya.

Empat hal itu dinilai memegang peranan penting bisa mendukung kesuksesan seseorang.

Kiat itu disampaikan pengusaha muda Sragen, Alan Darma Saputra Koeshendro, saat diundang menjadi pembicara dalam 11th Sragen University Expo 2022 di Gedung SMS Sragen, Sabtu (15/1/2022).

Dirut PT Delapan Jaya Group (DJG) , sebuah perusahaan garmen dan jasa pemotongan di Pilangsari, Ngrampal Sragen itu menyebut salah satu kunci utama untuk menggapai sukses adalah semangat.

Dengan semangat akan membuat seseorang tidak mudah menyerah dan termotivasi untuk selalu memberikan yang terbaik yang dimiliki.

“Yang penting setiap hari harus kita lalui dengan semangat. Selalu berikan yang terbaik untuk masyarakat. Apapun itu profesi kita, usaha kita,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Menurut Dirut berusia 30 tahun itu apapun posisi dan profesinya, penting untuk selalu menanamkan bahwa apa yang dilakukan sebisa mungkin harus memberikan kemanfaatan.

“Mau jadi seorang karyawan, pengusaha, politisi atau apapun itu yang penting harus bermanfaat untuk masyarakat. Kalau misalkan kita sudah memberikan yang terbaik, masalah sukses atau enggak itu nanti urusan yang di atas,” ujar pengusaha kelahiran Solo tersebut.

Baca Juga :  Wajah Baru SMPN 1 Sambungmacan Sambut Adiwiyata Provinsi. Dulu Gersang, Kini Berubah Rindang Bertabur Cemara

Networking is Everything

Lebih lanjut, alumnus S2 jurusan Manajemen Bisnis di Monash University Malaysia itu memandang penting untuk memanusiakan manusia.

Bisa menerima kondisi, juga perlu ditumbuhkan agar tidak mudah patah semangat ketika menemui kegagalan.

Ia mengatakan passion dan titik kesuksesan biasanya akan ditemukan dari pengalaman dan percobaan.

“Jangan sampai berfikir kok aku dilahirkan dengan keluarga seperti ini, kok aku kerja sampai kesel nggak sukses-sukses. Kita ini manusia, kita bisa gagal. Tapi untuk menemukan passion itu yang penting mencoba. Segala sesuatu coba aja, cari peluangnya di mana kita tahu titiknya di mana,” jelasnya.

Pengusaha muda Sragen sekaligus Dirut PT DJG, Alan Darma Saputra Koeshendro (tengah) bersama pendampingnya saat berpose di depan stan saat hadir sebagai pembicara di acara 11th Sragen University Expo di Gedung SMS Sragen, Sabtu (15/1/2022). Foto/Wardoyo

Selain beberapa hal di atas, pengusaha yang sukses menjalin relasi dengan perusahaan luar negeri itu menambahkan hal tidak kalah penting adalah membangun jejaring atau networking.

Sebab jejaring dari kalangan apapun akan sangat berguna membantu sebuah usaha atau profesi yang kita tekuni.

Bahkan ia memandang networking terkadang justru menjadi penentu utama kesuksesan sebuah usaha.

“Kenal si A si B itu sangat penting, apapun dan dari kalangan apapun. Jangan pernah memandang wah orang ini nggak penting, jangan. Semua orang itu penting, nggak ada orang yang enggak penting. Karena bagi saya networking is everything. Dan without networking everything ia nothing,” tandasnya.

Baca Juga :  Warga PSHT Tewas Diduga Ditabrak dari Belakang. Ditemukan Bersimbah Darah

Moncer Hingga Luar Negeri

Nama Alan masuk menjadi pembicara setelah sepak terjangnya sebagai pengusaha muda yang dikenal sukses di bidang garmen.

Tak hanya menyuplai produk-produk outfit nasional, perusahaan jasa potong dan garmen yang ia kelola juga sukses mendapat kepercayaan dari klien luar negeri.

Bahkan dua merk jeans kenamaan yakni Gap asal USA dan Tom Tailor dari Jerman, selama ini proses penjahitannya ditangani di perusahaan milik Alan.

Selain merek asing, selama ini pabriknya juga menangani kerjasama produksi sejumlah jeans merek kondang lainnya seperti Emba dan Nevada.

Alan menyampaikan proses jasa potong dan penanganan semua produk di pabriknya melibatkan sekitar 600 karyawan tetap dan tidak tetap.

Alan Darma Saputra Koeshendro. Foto/Istimewa

Ia mengakui, banyaknya orderan dari pemilik brand-brand kondang luar negeri itu tak lepas dari komitmen kuatnya untuk terus menjaga kualitas.

“Kalau kualitasnya bagus, kami yakin nanti semua akan mengalir. Itu kuncinya. Dan yang terpenting, bagi kami apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat bagi orang lain misalnya mempekerjakan 600 masyarakat Sragen. Jadi tidak melulu profit oriented,” tandasnya. Wardoyo

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com