JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Pelaksanaan Vaksin Booster Digencarkan, Sebenarnya, Seberapakah Efektivitasnya?

Dengan kata lain, efektivitasnya mencapai 79 persen efektif melawan gejala Covid-19 dan 100 persen efektif mencegah penderita mengalami sakit parah.

Untuk efek sampingnya, BPOM RI menyebutkan efek samping bersifat ringan dan sedang seperti nyeri di area suntikan, sakit kepala, kelelahan, myalgia, malaise, demam, tubuh menggigil, mual dan artralgia (nyeri atau kaki pada sendi).

Baca Juga :  5 Penyebab Insomnia, Apa Saja?

Sedangkan jenis vaksin booster Pfizer menunjukkan nilai rata-rata titer antibodi netralisasi setelah satu bulan sebesar 3,3 kali atau sebesar 95 persen efektif.

BPOM RI mengungkap efek samping vaksin booster Pfizer berupa nyeri di tempat suntikan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, demam dengan grade 1 sampai 2.

Baca Juga :  Deretan Manfaat Minyak Jagung, Baik untuk Perawatan Kulit

Terakhir, efektivitas jenis vaksin booster Zivivax meningkatkan antibodi jauh lebih tinggi yaitu sebesar 1,6 kali lebiy tinggi terhadap original wuhan strain, bahkan mencapai 2,4 kali lipat terhadap barian Delta dan Beta. Tamara Diva Kamila

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua