JOGLOSEMARNEWS.COM KOLOM

Saling Puji Anies dan Nidji di JIS

Datang sebagai tamu JIS, personil Nidji minus Giring disambut hangat Gubernur Anies Baswedan. Usai memimpin shalat Magrib, Anies yang  tampil santai dengan jin biru dan baju  kotak-kotak bewarna abu-abu, tampak berbincang-bincang akrab dengan Ubay dkk di ruang konferensi JIS di lantai VIP.

Mereka sempat foto bersama. Lalu, setelah itu Ubay dkk bergegas keluar dan naik ke atas pentas. Sementara, Anies turun ke bawah panggung ke lapangan hijau bersama direksi JakPro dan staf.

Di lapangan hijau, orang nomor satu di pemrov DKI itu, sempat menyapa dan menjawab pertanyaan beberapa tamu yang mendatanginya, dan kemudian minta foto bareng.

Anies melayani semua keinginan para tetamu. Setelah itu, dia kemudian mengambil posisi duduk santai sambil bersila di atas rumput. Langkah ini segera diikuti para direksi JakPro dan beberapa tamu. Selama sekitar 10 menit, mereka terlihat sama-sama menonton atraksi panggung Nidji.

Setiap kali Ubay, sang vokalis, menyelesaikan lagunya, Gubernur Anies tampak bertepuk tangan diringi senyum lebar. “Spektakuler! Melihat penampilan band Nidji saat uji coba sound system JIS semalam, sambil inspeksi 93 persen ketuntasan pembangunan stadion. Musiknya menggelegar. Suaranya merdu, tidak ada sumbang-sumbangnya, ” puji Anies Baswedan di Instagramnya,  Senin pagi  17 Januari 2022.

Dia seperti mau membalas pujian person Nidji sebelumnya.

Hari-hari mendekati penyelesaiannya, JIS kelihatannya kian kerap dapat pujian. Itu antara lain, karena pelbagai keunikannya.

Dari mulut ke mulut terdengar pujian atas pelbagai kekhasan JIS dibanding stadion olah raga lain. Arsitektur gedungnya terasa unik karena adanya sentuhan ornamen khas Betawi. Bentuk bangunan utamanya yang bulat, ditamsilkan seperti ikat kepala yang biasa dipakai masyarakat Betawi.

Fasad bagian depan dibuat berlubang-lubang kecil agak menyerupai gigi balang, ornamen khas rumah tradisional Betawi. Hanya warnanya dibuat lebih terang dengan warna kuning emas. Lubang-lubang kecil di fasad agaknya sengaja disiapkan, untuk mendukung keluar masuknya sirkulasi udara ke dalam stadion guna membuat udara bisa lebih sejuk, sekaligus menguragi pemakaian AC.

 

Green Building

Stadion yang dibangun sejak Maret tahun 2019 memang didesain sebagai gedung yang ramah lingkungan (green building). Elektrifiksasinya hybrid. Sekitar 5% dari total daya listriknya didukung solar matahari sesuai konsep energi terbarukan. Sisanya listrik PLN.

Tapi, semua lampu yang dipakai adalah lampu LED yang lebih hemat energi. Karena sudah memenuhi semua syarat, JIS akhirnya bisa mendapatkan sertifikat dari Green Building Council Indonesia ( GBCI) sebagai stadion olah raga ramah lingkungan pertama di Indonesia. “JIS itu 100 persen dirancang dan disiapkan para tenaga ahli dan pekerja Indonesia,” ujar Gubernur Anies Baswedan.

Selain itu, tambahnya, JIS juga adalah kebanggaan bagi warga Jakarta. Karena ia dibiayai lewat uang pajak dari seluruh warga Jakarta. “Jadi, bukan hadiah dari perusahaan A, perusahaan B, tapi ini sebuah kerja besar dari pajak rakyat.”

 

Rumput dari Boyolali

Sebagai stadion sepak bola bertaraf internasional, sesuai standar Federasi Sepak bola Internasional (FIFA), JIS  menyiapkan lapangan hijaunya dengan rumput hybrid. Atau campuran rumput alami (organik) jenis Zoysia Matrella dari Boyolali, Jawa Tengah, dan rumput sintetis jenis Limontha Mixto dari Italia.

“Komposisi hybridnya adalah 5% rumput sintetis Limontha Mixto dan 95% rumput natural Zoysia Matrella,” jelas Arry Wibowo, Projet Manager JakPro.

Rumput hybrid diakui memiliki daya serap air yang lebih cepat. Ini bisa membantu lapangan tidak cepat becek jika turun hujan. Selain itu,  daya tahan rumput hybrid itu tiga kali lipat lebih kuat dibandingkan rumput alami (organik). Ia bisa tahan jika dipakai untuk pertandingan bola sampai rentang waktu sekitar 1.000  jam. Sedangkan rumput biasa hanya sekitar 300 jam.

JIS dengan demikian akan lebih  leluasa untuk menggelar pertandingan bola  sesuai standar FIFA, dua atau tiga kali dalam sehari.

Menurut Arry, setidaknya ada tiga stadion sepak bola milik raksasa sepak bola di Eropa yang sudah memakai rumput hybrid.

Yakni, Stadium Arena Allianz milik klub Bayern Muenchen di Jerman. Kedua, stadium milik klub Tottenham Hotspur di London, Inggris dan ketiga, Wanda Metropolitano di Madrid Spanyel. “Di Indonesia, JIS adalah stadion sepakbola pertama yang menggunakan rumput hybrid, ” tambah Arry Wibowo.

Salah satu keistimewaan JIS adalah stadion ini bakal menjadi stadion pertama di Indonesia yang menggunakan sistem retractable roof atau stadion yang atapnya dapat dibuka dan ditutup. Sistem ini memungkinkan penggunaan stadion lebih optimal tanpa terhalang kondisi cuaca.

“Ini merupakan terobosan pertama. Di Indonesia sudah ada stadion olah raga yang atapnya bisa dibuka-tutup. Dengan demikian, stadion nantinya bisa digunakan di segala cuaca,” jelas Gubernur Anies.

Menurut rencana, stadion yang tinggal menyelesaikan sisa pekerjaan sekitar 7% itu akan diresmikan bulan Maret 2022. Tapi, sambil menuntaskan sisa pekerjaan, direksi Jakpro sudah menyiapkan kegiatan sosialisasi jelang peresmiannya.

Dirut JakPro, Widi Amanasto mengatakan mereka sudah merencanakan turnamamen sepak bola internasional. Di antaranya dengan mengundang beberapa klub sepak bola raksasa seperti Real Madrid, Barcelona, Manchester United dll.

Dari Indonesia akan disiapkan PSSI All Star untuk bertarung di laga persahabatan itu. “Sudah deal. Mereka sudah setuju mau datang. Insya Allah, tanggal 5 Februari 2022 turnamen internasional akan digelar di JIS,” ujar Widi, sambil tersenyum lebar.(*)

 

—*Penulis adalah wartawan senior—

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua