JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Uswatun Hasanah, Doktor 3 in 1 Cantik Asli Wonogiri ini Kini Menjabat Kepala Disdikbud Provinsi Jateng, Jago Nyanyi dan Nulis Buku

“Dengan menyanyi, kita bisa mengaktualisasikan diri, mengasah kepekaan, juga mampu berkomunikasi dalam bentuk berbeda dengan orang lain, berbicara tapi berirama,” tutur pencipta mars adiwiyata nasional, pengisi acara campursari TVRI 7 tahun berturut-turut (2001-2007), serta juara vokal keroncong dan campursari tingkat provinsi tersebut.

Sinergitas antara profesi pendidik, penyanyi dan penulis buku telah membuktikan perempuan yang pernah mengabdi di SMAN Purwantoro Wonogiri ini berhasil meraih segudang prestasi. Sejumlah buku berhasil dipublikasikan, seperti Balada Hidup si Burung Pipit dan Reyog Ponorogo Media Pelestarian Seni dan Budaya Indonesia, Rumah Cahaya maupun kumpulan cerpen.

Uus juga menyabet penghargaan bergengsi sebagai pendidik. Sebut saja, guru berprestasi tingkat provinsi Jateng 2015, guru pemandu Bahasa Indonesia hasil seleksi LPMP tahun 2009-2011, dan seabrek prestasi lain. Benar-benar doktor 3 in 1.

Baca Juga :  Pelajar Tewas Kecelakaan di Tenongan Desa Jendi Kecamatan Selogiri Wonogiri, Korban Naik Honda Beat Tabrakan dengan Yamaha Byson

Melansir web resmi pemprov Jateng di jatengprov.go.id, secara khusus, Ganjar mengingatkan Kepala Disdikbud Uswatun Hasanah, terkait persoalan pungli, ijazah, dan integritas di satuan pendidikan, masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas di Disdikbud Jateng.

Terkait itu Uus menegaskan siap melakukan mandat yang diberikan Ganjar. Sejumlah pekerjaan rumah juga akan disikapinya dengan cepat dan tegas.

“Apa yang disampaikan pak ganjar, memang butuh gerakan yang cepat, dan dibutuhkan sikap yang tegas untuk mengantispasi tiga hal tersebut, adanya penyimpangan hal-hal yang tidak seharusnya atau tidak on the track,” kata Uus.

Baca Juga :  Suhu di Arab Bisa Capai 50 Derajat, Jemaah Haji Indonesia Diminta Siapkan Hal ini

Persoalan pungli, Uswatun menegaskan, biaya pendidikan pada satuan pendidikan di bawah Pemprov Jateng gratis. Sesuai perintah gubernur, Uswatun menyatakan siap mencopot oknum yang melakukan pungli.

“Karena sekolah itu sudah gratis, Insyaallah saya siap. Kalau soal ijazah akan segera ditindaklanjuti, yang jelas sudah ada instruksi untuk tidak menahan ijazah. Bahkan kalau perlu ya kepala sekolahnya dipecat. Memang butuh sikap yang tegas untuk penyimpangan seperti itu,” tegas dia. Aris

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua