JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Yes, Pembelajaran Tatap Muka Full 100 Persen SD di Wonogiri Segera Digelar, ini Syaratnya

Vaksin anak
Vaksin untuk anak umur 6-11 tahun di Wonogiri. Dok. Kodim 0728

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Pembelajaran Tatap Muka (PTM) full 100 persen untuk SD di Wonogiri bakal segera digelar. Hanya saja ada syaratnya.

Syaratnya adalah saat vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun rampung. Untuk diketahui sampai saat ini, vaksin untuk anak umur 6-11 tahun terus digenjot.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek mengatakan PTM di Wonogiri diberlakukan dengan sistem shift. Hal itu dilakukan sembari merampungkan vaksin untuk anak umur 6-11 tahun.

“Saat ini vaksinasi untuk anak capaiannya 67 persen,” kata Bupati baru-baru ini.

Pihaknya merencanakan, vaksinasi COVID-19 dosis 1 bagi anak usia 6-11 tahun bisa segera rampung. Jika vaksinasi sudah rampung, bakal dilakukan koreksi atau evaluasi PTM agar bisa segera 100 persen.

“Semuanya harus bisa evaluasi dong. Dalam kondisi khusus maka kita ambil kebijakan khusus. Kita akan evaluasi PTM seperti apa, kalau memang klir maka kita dorong ke 100 persen,” jelas dia.

Baca Juga :  Punya Penghasilan Tak Sampai 12 Ribu Perhari, Otomatis Masuk Kategori Miskin Ekstrim

Menurut Jekek, vaksin untuk anak umur 6-11 tahun adalah bagian yang harus dipenuhi sebelum PTM 100 persen digelar. Itu agar semua pihak juga aman dan nyaman. Baik orang tua anak aman, si anak aman, guru dan lingkungan sekitar.

“Karena itu kita dorong dan kita percepat vaksinasi kepada anak-anak,” tandas Jekek.

Percepatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 dilakukan oleh berbagai elemen. Termasuk vaksinasi ribuan anak di SD Negeri 1 Ngadirojo yang diprakarsai Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Tengah bersama Satgas Penanganan COVID-19 setempat.

Kepala BIN Daerah Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, pihaknya menggelar vaksin untuk anak umur 6-11 tahun di lima daerah di provinsi Jawa Tengah. Lima daerah itu adalah Wonogiri, Banjarnegara, Brebes, Pekalongan, dan Kendal.

Kegiatan melibatkan 465 tenaga kesehatan. Target peserta di lima kabupaten sejumlah 6.400 orang.

Jenis vaksin yang diberikan kepada anak adalah Sinovac. Seperti diketahui, vaksin jenis itu mendapatkan izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk digunakan kepada anak.

Baca Juga :  Akhirnya, Pasar Hewan di Wonogiri Dibuka Selasa 21 Juni 2022, Bupati Jekek Sebut Sudah Mendekati Idul Adha

Menurut Brigjen TNI Sondi Siswanto, vaksinasi bagi anak sangat penting karena mereka juga rawan terpapar Corona. Karena itu perlu dukungan orang tua dan guru demi suksesi vaksin untuk anak umur 6-11 tahun.

“Harapan kami, orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini,” tegas dia.

Sementara itu, pihaknya juga menggelar vaksinasi door to door bagi warga yang memiliki keterbatasan mengakses sentra vaksinasi. Vaksinasi booster oun direncanakan digelar pihaknya demi menciptakan herd immunity.

Kepala SD Negeri Ngadirojo 1 Mulyadi mengatakan vaksinasi di sekolah tersebut juga diikuti siswa sekolah lain. Setidaknya ada lima SD, satu MI dan empat TK/RA yang siswanya datang ke sekolah tersebut. Sebab, di desa sekolah tersebut masih sulit didapatkan sinyal internet yang stabil. Aris

Bagi Halaman