JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tim Damkar Wonogiri Sukses Lepaskan Cincin dari Jari Bocah 7 Tahun yang Kesakitan, Cincin Terpasang Sejak Masih Sangat Kecil

Melepaskan cincin
Petugas Damkar Wonogiri berupaya melepaskan cincin dari jari seorang warga. Foto : Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lagi-lagi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri mengerjakan tugas diluar kebakaran. Kali ini melepaskan cincin yang melingkar di jari seorang anak kecil, Minggu (20/2/2022).

Si anak selama ini merasa kesakitan mengingat cincin sudah melingkar sejak masih sangat kecil. Sehingga seiring pertumbuhan badannya, cincin menjadi terlalu kekecilan di jarinya.

Beruntung si anak berinisial AR (7) itu berjumpa dengan tim handal dari Tim Damkar Wonogiri. Cincin akhirnya berhasil dilepaskan.

AR warga Desa Tasikhargo Kecamatan Jatisrono Wonogiri datang ke Kantor Damkar Wonogiri bersama neneknya. Bocah perempuan berusia 7 tahun itu mengalami kesakitan pada jari tangan kirinya karena cincin emas yang ia kenakan sudah terlalu sempit sehingga tidak bisa dilepaskan.

Baca Juga :  Wujud Kristalisasi Komitmen, Wonogiri Raih Penghargaan Pembangunan Daerah alias PPD dari Bappenas

Kepala UPT Damkar Wonogiri, Joko Santoso, menuturkan, pihaknya melakukan evakuasi cincin yang diketahui sudah digunakan AR sejak masih kecil.

“Cincinnya itu memang sudah dipakai sejak anaknya kecil, sudah lama,” kata Joko.

Pihaknya kemudian melakukan evakuasi pelepasan cincin tersebut menggunakan gerinda berukuran kecil. Pasalnya, kondisi cincin saat itu sudah tidak bisa dilepaskan.

Proses evakuasi pelepasan cincin itu pun sempat menyulitkan tim Damkar, karena AR saat itu menangis berontak.

Kendati demikian, Joko memastikan bahwa evakuasi berjalan lancar dan aman bagi AR karena dilakukan sangat hati-hati dan ditangani oleh ahlinya.

“Memang sudah tidak bisa dilepaskan, anaknya saja saat itu sudah kesakitan karena sudah terlalu sempit,” terang dia.

Joko menceritakan, awalnya AR bersama dengan neneknya mencoba meminta pertolongan ke sebuah klinik di Kecamatan Jatisrono untuk pelepasan cincin itu. Namun, pihak klinik tidak bisa menangani cincin yang terpasang di jari AR karena terlalu berisiko. Sang nenek pun kemudian berinisiatif membawa cucunya ke salah satu rumah sakit di Kecamatan Wonogiri Kota.

Baca Juga :  2 Pasien Meninggal Jumlah Kasus DBD Tembus Puluhan, Warning Kementerian Kesehatan Benar Adanya

“Mereka berdua naik bus ke rumah sakit, tapi ternyata juga tidak bisa menangani karena tidak berani ambil risiko. Akhirnya dilarikan ke Damkar,” jelasnya.

Joko mengimbau kepada orang tua untuk selalu memperhatikan apa-apa yang melekat di tubuh anak.

Beberapa kali Tim Damkar Wonogiri mendapatkan tugas melepaskan cincin yang melingkar di jari masyarakat. Semuanya berhasil diselesaikan dengan gemilang. Aris

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com