Beranda Daerah Sragen Update Covid-19 Sragen Hari Ini, Tambah 61 Warga Positif, Tidak Ada Kasus...

Update Covid-19 Sragen Hari Ini, Tambah 61 Warga Positif, Tidak Ada Kasus Meninggal Dunia!

Ilustrasi petugas medis Puskesmas saat menjemput warga positif covid-19 untuk menjalani isolasi di Technopark. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus covid-19 di Sragen terus menunjukkan penambahan meski trennya mulai menurun.

Hingga Minggu (27/2/2022) pagi, jumlah kasus covid-19 bertambah 61 kasus dalam sehari.

Total kasus Covid-19 sudah mencapai 18.037 kasus. Tidak ada warga meninggal dunia dengan diagnosa positif terkonfirmasi dalam sehari kemarin.

Tambahan kasus positif hari ini membuat angka kasus Covid-19 aktif di Sragen mencapai 536 sampai hari ini.

Berdasarkan data terbaru covid-19 yang dilansir website resmi corona.sragenkab.go.id, hingga Minggu (27/2/2022) pagi, jumlah kasus positif aktif terdiri dari 350 orang tanpa gejala dan 186 dalam perawatan atau simptomatis.

Kemudian jumlah kasus aktif total mencapai 536 orang. Kemudian jumlah total kasus sejak awal pandemi mencapai 18.037 orang.

Dari jumlah itu, 16.085 pasien dinyatakan sudah sembuh. Kemudian ada 1.416 pasien positif yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Buntut Viral Dapur Makan Bergizi Dekat Kandang Babi, Pihak BGN Akhirnya Investigasi ke Sragen

Kenaikan kasus positif dalam beberapa waktu terakhir salah satunya dipengaruhi karena gencarnya tracing yang dilakukan terhadap kontak erat dari temuan kasus positif.

“Setiap satu temuan kasus positif, kita langsung tindaklanjuti dengan tracing minimal 20 sampai 30 orang di lingkungannya yang kontak erat,” papar Kepala DKK, Hargiyanto.

Meningkatnya angka positif harian di Sragen itu juga tak lepas dari cepatnya penyebaran. Mayoritas kasus positif yang ditemukan adalah klaster keluarga.

Meski demikian, ia menyampaikan dari tambahan kasus harian yang terjadi, mayoritas berkondisi tanpa gejala alias asimptomatis.

Atas kondisi itu, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga Prokes. Yakni dengan menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sragen Respon Penemuan Dapur MBG Dekat Kandang Babi di Sambungmacan, Suroto: Jangan Karena MBG, Usaha Orang Sragen Dikorbankan

“Kalau yang meninggal biasanya ada komorbid atau penyakit penyerta,” imbuhnya. Wardoyo

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.