
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Wagiyem (80) warga Dusun Kanten Rt01/07 Desa Sroyo, Jaten, Karanganyar, Jateng ditemukan meninggal dunia setelah menceburkan diri kedalam sumur sedalam 20 meter Kamis (3/3/2022).
Nenek tersebut nekad bunuh diri karena tak kuat menderita sakit asam lambung yang sudah menahun tak kunjung sembuh.
Kadus Kanten, Sroyo, Jaten, Sugiyamto (54) mengatakan peristiwa itu terjadi Kamis (3/3/2022) sekira pukul 04.45 WIB cucu korban yang hendak sholat subuh di masjid setempat mendengar suara keras seperti orang sakti saat renang.
Selanjutnya, cucu korban mencari nenek dikamarnya dan ternyata pada posisi kosong.
Sang cucu curiga dan melaporkan kejadian itu pada bapaknya. Tak pelak keduanya mencari lampu senter untuk menerangi sumur guna melihat suara tersebut.
Sejurus kemudian keduanya pun kaget melihat Wagiyem (80) berada didalam sumur pada posisi terapung.
“Keluarga pun bingung dan berusaha menolong tapi tidak bisa sehingga melaporkan pada warga setempat dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Jaten,” ungkapnya Kadus Sugiyamto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (3/3/2022).
Menurut Kadus Sugiyamto proses evakuasi dilakukan oleh relawan dibantu warga dan disaksikan anggota dari Polsek Jaten. Evakuasi berjalan sekitar sejam mengingat sumurnya tergolong dalam.
Setelah berhasil dievakuasi selanjutnya dilakukan visum luar oleh tim Puskesmas Jaten dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan sehingga jenazah dijadwalkan dikubur Kamis siang.
“Sebenarnya Wagiyem ini selalu dirawat oleh keluarga bahkan Rabu (2/3/2022) baru pulang opname dari rumah sakit dengan keluhan sakit asam lambung,” tandas Kadus Sugiyamto. Hanya saja usaha bunuh diri yang dilakukan Wagiyem ini sengaja mencari posisi sepi saat keluarga sedang sholat subuh. Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














