BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perpustakaan umum daerah (Perpusda) Boyolali menempati gedung baru yang cukup megah di tengah kota.
Gedung perpustakaan berlantai 4 itu diresmikan oleh Bupati Boyolali, M Said Hidayat, Selasa (15/3/2022).
Selain menyediakan buku-buku, Perpusda Boyolali juga ada e-Book dan perpustakaan digital.
Perpusda Boyolali kini memiliki koleksi untuk buku bacaan dan referensi sebanyak 43.316 eksemplar terdiri 24.710 judul.
Kemudian untuk E-Book ada 8.339 judul dan koleksi Perpustakaan digital iBoyolali 3.028 judul dengan jumlah 17.317 eksemplar.
Menurut Petugas pelayanan di Perpusda Boyolali, Aristi, untuk dapat meminjam buku, maka harus menjadi anggota terlebih dahulu.
“Syarat menjadi anggota Perpustakaan membawa foto satu lembar, mengisi formulir sama KTP Boyolali. Nanti (kartu anggota) langsung jadi, langsung boleh pinjam maksimal 2 buku, waktunya 1 minggu bisa diperpanjang 1 kali,” jelas Aristi.
Sejumlah fasilitas ada di gedung Perpusda yang dibangun dengan DAK Rp 10 miliar dan dana pendamping APBD Boyolali sebesar Rp 1,1 milir ini. Kepala Perpusda Boyolali Abdul Rahman menjelaskan, untuk lantai 1 difungsikan untuk basement.
“Di lantai satu ini juga untuk kantor dan ruang lobby.”
Kemudian di lantai 2 difungsikan untuk ruang rapat atau ruang diskusi dan ruang baca. Selain itu, di lantai 2 ini juga ada studio mini dengan kapasitas 36 tempat duduk. Ada layar cukup besar di bagian depan, dan susunan kursi mirip di bioskop.
“Kemudian lantai 3 untuk food court dan lantai 4 untuk layanan perpustakaan secara umum.”
Untuk memudahkan akses pengunjung, di gedung 4 lantai itu selain ada tangga, juga disediakan lift. Fasilitas lainnya, juga ada ruang edukasi anak, ruang komputer, online katalog (OPAC) dan Bi Corner.
Sementara itu Bupati Boyolali, M Said Hidayat, berharap dengan hadirnya Perpusda di tengah kota ini dapat semakin membangkitkan generasi muda Boyolali semakin gemar membaca. Sehingga akan lahir generasi-generasi kreatif dan inovatif.
“Dari membaca melahirkan karya, dari membaca akan melahirkan ide gagasan untuk membangun Kabupaten Boyolali.” Waskita
