JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Geger Kemunculan Ular Piton Raksasa di Bercak Desa Glinggang Pracimantoro Wonogiri, Ditemukan di Kebun Warga

Ilustrasi ular Piton. Foto/Unsplash.com

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kemunculan seekor ular piton berukuran besar membuat gempar warga Dusun Bercak Desa Glinggang Kecamatan Pracimantoro Wonogiri.

Ular piton berukuran panjang sekitar tiga meter itu ditemukan atau diketahui warga saat beraktivitas di kebun.

Penemuan itu lantas dilaporkan ke petugas Damkar Wonogiri, selanjutnya dievakuasi tim Damkar Wonogiri.

Adalah Tadi warga RT 8 RW 17 Dusun Bercak Desa Glinggang Kecamatan Pracimantoro Wonogiri yang kali pertama mengetahui keberadaan ular piton raksasa tersebut. Tedi awalnya beraktivitas di kebun miliknya pada Kamis (24/3/2022) pagi.

Kepala UPT Damkar Wonogiri Joko Santosa, menuturkan warga bersangkutan kemudian melaporkan temuan itu ke Camat Pracimantoro. Laporan itu kemudian diteruskan ke tim Damkar Wonogiri.

Baca Juga :  Kasus Cabul Ngadirojo Wonogiri, Korban Masih Keponakan Pelaku Sendiri

“Pak Camat yang kebetulan beliau dilapori warganya yang sedang berkebun kemudian melihat ada ular piton itu,” kata Kepala UPT Damkar Wonogiri Joko Ada Santosa.

Pihaknya kemudian menerjukan petugas Damkar yang sudah terlatih menuju lokasi untuk melakukan evakuasi ular tersebut. Pemilik kebun juga menunggui ular tersebut untuk memastikan keberadaan ular sembari menunggu petugas Damkar sampai di lokasi.

“Ularnya memang cukup besar, itu ular liar. Belum sempat memangsa ternak warga juga,” jelas Joko.

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan evakuasi terhadap ular piton tersebut. Pasalnya letak kebun dengan pemukiman warga tidak terlalu jauh sehingga ditakutkan ular tersebut memangsa ternak maupun menganggu warga.

Sebelumnya, pada Selasa (22/3/2022) lalu, pihaknya juga mengevakuasi ular piton yang berada di rumah warga di RT 2 RW 9 Lingkungan Sanggrahan Kelurahan Giriwono Kecamatan Wonogiri.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Wonogiri 7 Desember 2022 Diikuti 15 Desa di 12 Kecamatan

Ular piton yang juga berukuran 3 meter itu berada di dapur rumah milik warga dan sempat memangsa dan membunuh ayam ternak warga.

Total sepanjang tahun 2022 hingga Kamis (24/3/2022) ini, Joko mengatakan pihaknya telah sebanyak 7 kali melakukan evakuasi ular.

“Seluruhnya dilepasliarkan ke hutan jauh dari pemukiman penduduk, tidak ada yang dibunuh,” ujar Joko.

Sementara itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat bagi yang menemukan ular di lingkungannya, untuk tidak membunuh demi keseimbangan ekosistem. Joko meminta warga yang kesulitan atau tidak bisa mengevakuasi ular yang berada di pemukiman untuk melaporkan ke pihak Damkar Wonogiri. Aris Arianto

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com