JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terharu Kisah Mbah Sri, Paguyuban Panther Sragen Tergerak Beri Bantuan. Sudah Rumahnya Roboh, Tubuhnya Tertimbun Reruntuhan

Admin Paguyuban Panther Sragen (PPS), Wisnu saat menyerahkan bantuan kepada Mbah Sri, korban rumah roboh di Sono Mondokan dan sempat luka akibat tertimbun reruntuhan, Senin (28/2/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Musibah tragis rumah roboh yang menimpa janda tua, Sri (64) di Dukuh Jurang RT 10, Desa Sono, Kecamatan Mondokan, Sragen, mengundang empati dari komunitas Paguyuban Panther Sragen (PPS).

Jajaran pengurus dan anggota keluarga besar pecinta mobil Panther itu tergerak melakukan aksi bakti sosial dengan menyalurkan sejumlah bantuan untuk nenek sebatang kara itu.

Bakti sosial dilakukan dengan menyambangi langsung rumah Sri yang dibangun darurat pasca ambruk, Senin (28/2/2022).

Keluarga besar PPS saat berpose bersama usai bakti sosial. Foto/Wardoyo

Kegiatan dipimpin admin PPS, Om Wisnu dan disambut oleh Kepala Desa Sono, Parjiyo.

Baca Juga :  Akui Mengarang Cerita Pembacokan, Korban Tabrak Lari di Sragen Akhirnya Minta Maaf di Depan Kapolres

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan bakti sosial digelar dengan memberikan sejumlah bantuan kepada nenek malang tersebut.

Di antaranya beras, mie instan, peralatan dapur, bahan sembako dan sejumlah uang tunai. Bantuan itu merupakan hasil penggalangan sukarela dari anggota paguyuban.

“Ini sebagai wujud kepedulian dari keluarga besar PPS atas musibah yang menimpa Ny Sri. Selain kehilangan rumah, yang bersangkutan juga sempat mengalami luka karena tertimpa reruntuhan. Semoga bantuan yang kami berikan bisa membantu meringankan beban korban,” papar Wisnu.

Penyerahan bantuan dari Paguyuban Panther Sragen. Foto/Wardoyo

Seperti diberitakan, insiden tragis itu terjadi pada Kamis (17/2/2022) siang lalu sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, korban tengah berada di rumahnya yang kondisinya memang sudah lapuk.

Baca Juga :  Berikut Daftar Harga Durian Desa Gempolan, Kerjo, Karanganyar, Harga Bersahabat!!

Mendadak rumah milik korban goyang dan sejurus kemudian ambruk. Rumah berkonstruksi kayu kecil itu ambruk rata tanah.

Korban tak sempat menyelamatkan diri karena kejadian berlangsung sangat cepat. Walhasil, tubuhnya tertimpa reruntuhan.hinhga mengakibatkan luka lecet dan lebam di bagian lengan, kepala dan wajah.

Sempat mendapatkan perawatan di bidan desa, korban akhirnya bisa sembuh kembali. Sementara rumahnya kemudian dibangun darurat dengan bantuan warga sekitar. Wardoyo

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com