JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Kakak Beradik Asal Sragen Yang Tewas Tertabrak Kereta Api di Bekasi, Berprofesi Sebagai Tukang Bunga

“Sudah (diperingatin), sudah pada berhenti motor semua, dia (bajaj) nerobos dari pinggir,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kondisi angkutan bajaj berisi penumpang dua orang bejenis kelamin laki-laki dan membawa barang berupa logistik karangan bunga.

“Dua yang mati, laki-laki semua langsung mati pas ketabrak,” ujarnya.

Pengurus lingkungan setempat Ahmadin Amin mengatakan, korban dua orang penumpang langsung dievakuasi. Sedangkan sopir bajaj dilaporkan selamat.

Baca Juga :  Breaking News: Jenazah Aipda Joko Asal Sragen Ditemukan Nelayan Terapung di Laut

Sopir bajaj itu kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sentosa Bekasi Timur.

“Sopir selamat luka dibawa ke Sentosa (Rumah Sakit), penumpang dua orang tewas laki-laki semua,” kata Amin.

Perlintasan sebidang Bulak Kapal merupakan akses lalu lintas ramai, kecelakaan kereta api dengan kendaraan motor maupun mobil kerap terjadi.

Ironisnya, perlintasan sebidang yang ramai lalu lintas kendaraan ini tidak dilengkapi dengan palang pintu sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  70 % Sumber Air Tercemar Tinja, Wings Group Gelar Kampanye Sehat Berseri di 11 Provinsi. Salah Satunya di Sragen

Perlintasan hanya dijaga petugas swasta dari swadaya masyarakat setempat, tidak ada petugas resmi yang memonitor perlintasan tersebut.

Hal itu menimbulkan kerawanan tersendiri lantaran terkadang kedatangan kereta tidak terpantau. (Wardoyo/Tribunnews)

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com