JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Beberapa Tahun Gigit Jari, Ribuan Warga Sragen Dekat Alas Karet PTPN Minta Pemerintah Izinkan Tumpang sari. Kalau Perhutani Boleh, Kenapa PTPN Tidak?

“Selama ini warga di sekitar perkebunan nyaris nggak bisa lagi memanfaatkan. Dulu masih boleh tumpang sari, jadi sekalian ikut menjaga kebun,” tandasnya.

Permohonan itu mencuat menyusul peremajaan tanaman di PTPN yang sedang berlangsung saat ini.

Kondisi perkebunan karet milik PTPN di wilayah Kedawung Sragen yang sudah ditebangi untuk peremajaan. Foto/Wardoyo

Setidaknya ada puluhan hektare pohon karet di perkebunan milik PTPN yang berada di wilayah Kecamatan Kedawung, Sragen sudah mulai ditebangi massal.

Beberapa lokasi yang sudah ditebangi di antaranya di wilayah Desa Mojodoyong, di Selorejo dan beberapa titik lainnya.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , penebangan dilakukan menyeluruh namun bertahap. Seperti di Mojodoyong tepi jalan raya Sragen-Batujamus, penebangan dilakukan baru sebagian saja.

Baca Juga :  Innalillahi, Buruh Pabrik Bata Ringan Bricon Sragen Tewas Terjepit Mesin. Tubuhnya Remuk Perut Sampai Terburai

Sementara sisanya masih dibiarkan berdiri. Penebangan dilakukan pada lahan karet di dua sisi jalan.

“Iya, memang kami mendapat pemberitahuan dari pihak PTP, kalau ada penebangan untuk peremajaan atau reboisasi. Ini yang sudah dieksekusi di wilayah Selorejo dan arah Jamus masuk Mojodoyong,” papar Camat Kedawung, Nugroho Dwi Wibowo kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (1/3/2022).

Ia menjelaskan dari pemberitahuan itu, disebutkan penebangan dilakukan karena kondisi pohon sudah melampaui usia produktif yakni 25 tahun.

Baca Juga :  Baru Start Jalan Sehat HUT RI, Mantan Sopir Dinas Sekda Sragen Mendadak Meninggal Dunia

Sehingga sudah tidak lagi keluar deresan atau getah. Nantinya setelah ditebang semua, baru akan diganti dengan tanaman baru.

“Soal luasan yang akan ditebang berapa, kami tidak mengetahui. Karena itu otoritas dari PTP. Kami hanya menerima pemberitahuan saja. Seingat saya, sejak kecil sampai sekarang ya baru kali ini ditebang. Karena umurnya sudah melampaui usia produktif,” jelasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com