JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Demi Bayar Hutang, Sukardi Tiap Malam Gerilya Curi Pupuk dari Rumah ke Rumah. Dijual Rp 180.000 Per Zak ke Perbatasan Sragen-Jatim

“Setelah mencuri, pelaku membawanya ke sawah di wilayah Mantingan. Di sana sudah ada petani yang membeli. Per zak dijual Rp 180.000,” urai Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka, hasil penjualan digunakan untuk membayar utang. Namun utangnya berapa tidak disampaikan.

Lebih lanjut, Kapolsek menguraikan dari hasil interogasi, pelaku mengaku tidak hanya satu kali mencuri di Ngrampal.

Baca Juga :  Jenazah Aipda Joko Dikabarkan Masih Tarik Ulur. Istri Minta di Tangerang, Keluarga Pingin di Kampung Halaman Sragen

Dari keterangannya, pelaku mengaku sudah beraksi hampir lima kali dengan total hasil 21 sak pupuk.

Menariknya, lokasi yang disasar semuanya di wilayah Ngrampal Sragen. Setiap bergerak, pelaku berhasil mencuri antara 2 sampai 3 zak pupuk.

Baca Juga :  Terlalu Semangat, Kakek 69 Tahun Tewas Saat Kencan dengan Janda Muda

“Entah mengapa ngakunya cuma di Ngrampal, padahal di wilayah lain juga banyak yang kehilangan pupuk,” terang Kapolsek.

Sementara terhadap pelaku Sukardi akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 huruf e. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com