JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dilarang Presiden Jokowi, Bupati Sragen Putuskan Tak Akan Gelar Open House Lebaran Nanti

“Untuk pejabat dan pegawai pemerintah, kami masih melarang untuk melakukan buka puasa bersama dan juga open house,” kata Presiden dalam keterangan pers terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Panduan Protokol Kesehatan Ramadan dan Idul Fitri di Jakarta, Rabu (24/3/2022).

Presiden mengatakan perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia hingga Rabu terus membaik, meskipun masih ada sejumlah pembatasan bagi pejabat dan pegawai pemerintahan.

Baca Juga :  Beredar Pesan Berantai Angka Laka Sragen 1.350 Perbulan No 2 se-Jateng. Begini Tanggapan Satlantas!

Pemerintah juga telah memutuskan untuk mengambil beberapa pelonggaran.

Salah satunya ialah PPLN yang tiba melalui bandara di Indonesia tidak perlu lagi menjalani karantina, namun wajib melakukan untuk tes usap polymerase chain reaction (PCR).

“Kalau PCR negatif, langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR positif, akan ditangani oleh satgas COVID-19,” katanya.

Pemerintah juga mempersilakan umat muslim melaksanakan Salat Tarawih di masjid dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Awas, Ratusan Kasus AIDS Sragen Masih Tersembunyi. Bupati Sebut Data Pusat 1883, Baru Ketemu 1.720

Masyarakat juga boleh mudik lebaran dengan syarat telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 dua dosis dan satu dosis penguat (booster), serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap jalankan protokol kesehatan, disiplin memakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak,” ujar Jokowi. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com