JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ini Daftar 6 Kuliner dan Minuman Paling Laris Diburu di Bazar Ngabuburit Masseh Desa Bedoro Sragen. Pedagang Sampai Kewalahan

Suasana keramaian pengunjung memburu kuliner di bazar Ngabuburit Masseh. Foto/Wardoyo

Tak hanya pedagang, rasa senang juga diungkapkan warga. Irma (35) salah satu warga Bedoro mengaku senang ada bazar kuliner dan UMKM di bulan ramadhan yang digelar Pemdesnya.

Menurutnya selain menjadi hiburan warga mengisi waktu menunggu berbuka, adanya bazar kuliner juga mendekatkan warga yang ingin membeli kebutuhan atau lauk untuk berbuka puasa tanpa harus jauh-jauh ke Gondang atau ke Sragen Kota.

“Senang banget, ada hiburan untuk warga setiap sore. Apalagi ada bazar, sangat membantu kalau mau beli lauk atau minuman untuk persiapan buka, nggak perlu jauh ke Sragen Kota. Saat tadi beli pecel untuk lauk dan es degan untuk persiapan buka. Senang, pokoknya mendukung terus acara seperti ini,” urai ibu muda yang datang bersama dua anaknya itu.

Baca Juga :  Kisah Tragis Daffa, Santri Asal Ngawi Mondok 3 Tahun di Sragen, Pulang Jadi Almarhum
Ramainya pengunjung memadati stan pedagang kuliner dan UMKM di Bazar Ngabuburit Masseh di Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Selasa (12/4/2022). Foto/Wardoyo

Kades Bedoro, Pri Hartono mengaku bersyukur acara yang digagasnya bersama Pemdes itu bisa membantu masyarakat dan pelaku UMKM.

Menurutnya membeludaknya pengunjung membuktikan bahwa masyarakat sudah merindukan suasana keramaian hiburan dan bazar setelah dua tahun terkekang pandemi.

Hal itu tentu berimbas positif terhadap perputaran uang dan omzet para pedagang dan UMKM.

Kades menyebut dari sekitar 30an pedagang dan UMKM yang menjajakan dagangan di bazar, omzet total per hari kini sudah mencapai Rp 20an juta.

Baca Juga :  Petani Sragen Kembali Menangis, Ratusan Hektar Padi Diserang Penyakit Teyeng, Sebagian Terpaksa Tanam Ulang

Adanya hiburan live music, mainan anak seperti andong sewa dan kereta mini yang dihadirkan, dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Dengan begitu, masyarakat yang datang tidak hanya bisa berbelanja kuliner atau kebutuhan lain, namun juga bisa menikmati hiburan sembari menunggu waktu berbuka puasa.

“Kalau ragam kulinernya yang dijual si sini banyak sekali. Mayoritas kuliner khas tradisional. Seperti pecel, garang asem, es tradisional, es dawet, makanan kolakan untuk buka dan lainnya. Sampai es dawet zaman dulu juga ada. Pokoknya komplit,” urai Kades. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com