Beranda Daerah Karanganyar Kasus 2 Karyawan Pabrik Triplek Ditelanjangi dan Diarak, Penasehat Hukum Desak Polisi...

Kasus 2 Karyawan Pabrik Triplek Ditelanjangi dan Diarak, Penasehat Hukum Desak Polisi Tindak Lanjuti Laporan

Korban pelecehan dengan cara ditelanjangi diarak di pabrik triplek, Kardi alias K (41) menunjukkan surat laporan resmi polisi terkait kasus tersebut / Foto: istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penasehat hukum K (41) dan E (40), karyawan pabrik triplek PT PPI di Gayam Dompo yang menjadi korban pelecehan ditelanjangi, diarak meminta agar polisi menindaklanjuti laporan dua korban tersebut.

Pasalnya, sudah 11 hari sejak laporan resmi pada 7 April hingga kini belum ada keterangan progres penanganan kasus tersebut.

Padahal menurut penasehat hukum, materi laporan sudah cukup yang mana sudah diserahkan sejumlah alat bukti berupa video serta nama-nama saksi. Selain itu dua korban tersebut juga sudah dimintai keterangan.

“Kami sudah mengklarifikasi terkait laporan di Polsek Karanganyar Kota guna menanyakan perkembangan kasus tersebut,” ungkap kuasa hukum korban, Thomas kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (18/4/2022).

Menurut Thomas hingga saat ini kuasa hukum masih menunggu perkembangan penanganan. Namun jika dalam minggu ini masih juga tidak ada perkembangan dari penanganan dari polisi, tim kuasa hukum akan mendatangi Polsek Karanganyar Kota untuk menanyakan kembali.

“Nanti dalam dua tiga hari ini kami akan ke Polsek Karanganyar Kota mempertanyakan lagi perkembangan kasus tersebut.

Sementara itu Fajar Suwoko yang juga kuasa hukum dua korban mengatakan karena kasus itu tindak pidana murni dan alat bukti saksi sudah cukup maka semestinya polisi segera memproses hukum.

Untuk itu diharapkan tahapan proses hukum tersebut segera bisa ditindaklanjuti.

“Kami juga mempertanyakan apakah sudah digelar kasus sehingga statusnya bisa diketahui,” ungkap Fajar Suwoko.

Sebagai informasi pada Rabu (7/4/2022) dua karyawan pabrik triplek PT PPI yang terletak di Desa Gayam Dompo melaporkan kasus pelecehan karena kedua korban ditelanjangi dan diarak di Pabrik gegara ketahuan merokok. Beni Indra

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.