JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Sayangkan Perusakan Tembok Eks Keraton Kartasura, Gubernur Ganjar: Usut Siapa yang Jual, Siapa Yang Beli!

“Itu peringatan buat kita, itu kritik keras buat pemerintah, buat saya sendiri. Bagaimana kita melindungi cagar budaya selama ini,” katanya.

Menurut Ganjar, terkadang kalau ada bangunan cagar budaya yang tidak terawat, orang menganggapnya seperti onggokan sampah tak berguna.

Sehingga, kerap terjadi perusakan dan tindakan merugikan lainnya. Padahal, cagar budaya itu memiliki nilai historis yang tinggi.

“Tapi begitu kejadian seperti ini, semuanya geger. Ya ini koreksi buat pemerintah yang harus diperbaiki,” tegas gubernur.

Baca Juga :  Kos Ungu Sukoharjo Digerebek Polisi, Satu Pemuda Diamankan Terseret Kasus Obat Terlarang

Termasuk, ujarnya, kepemilikan bangunan atau benda cagar budaya. Kepemilikannya harus jelas agar tidak terjadi persoalan.

“Seperti kasus ini, saya khawatir itu punya perseorangan dan dia mau jual. Ya kalau gitu memang ada hak perdatanya, tapi kan ada pelanggaran yang dilakukan. Saya rasa mesti ada kritiknya soal ini,” pungkas Ganjar.

Sebagai informasi, tembok eks Keraton Kartasura di Kabupaten Sukoharjo dirobohkan menggunakan eskavator. Padahal, tembok tersebut merupakan benda cagar budaya.

Baca Juga :  Meriahkan HUT-RI, Warga Puri Persada Hijau, Polokarto, Sukoharjo Ikuti Senam, Jalan Sehat Hingga Karaoke Keluarga

Adapun yang melakukan perusakan adalah seorang pengusaha yang diketahui bernama Burhanudin.

Ia mengaku membeli tanah tersebut dari orang yang tinggal di dalam tembok Keraton Kartasura bernama Linawati. Tembok itu dijebol karena akan digunakan untuk dibuat ruko dan kos-kosan. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com