JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bikin Bangga, Syabda Perkasa Belawa Ternyata Asli Putra Sragen. Cucu Mantan Kades di Mondokan

Syabda Perkasa Belawa. Foto/PB Djarum

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Laga penentuan juara grup A penyisihan Piala Thomas 2022 yang berakhir Sabtu (11/5/2022) malam melambungkan nama pebulutangkis muda, Syabda Perkasa Belawa.

Pemain muda berusia 20 tahun itu sukses menjadi pahlawan penentu kemenangan Indonesia 3-2 atas Tim Thomas Korea Selatan.

Syabda langsung dielu-elukan dan menjadi viral. Namun tak dinyana, Syabda Perkasa ternyata punya kaitan erat dengan Kabupaten Sragen.

Ya, siapa sangka, meski lahir dan besar di Jakarta, Syabda ternyata punya darah Sragen.

Pemain asal Klub PB Djarum Kudus itu merupakan cucu salah satu mantan Kades di Desa Sumberejo, Mondokan, Sragen.

“Iya, Syabda Perkasa Belawa itu asli punya darah Sragen. Bapaknya dari Kalijambe dan ibunya dari Sumberejo Mondokan. Dia cucunya Mbah Lurah sepuh Sumberejo,” papar Kades Sumberejo Mondokan, Sentot Nugroho, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (11/5/2022).

Meski lahir dan dibesarkan di Bekasi, Jakarta, namun orangtua Syabda tercatat punya rumah di Sumberejo.

Rumah tersebut beralamat di Dukuh Ngroto RT 14, Sumberejo, Mondokan. Bahkan setiap tahun, Syabda dan keluarganya selalu mudik ke Sumberejo Sragen.

“Memang sekarang menetap di Bekasi karena pekerjaan orangtuanya di Bekasi. Tapi hampir tiap tahun pulang ke Sumberejo karena punya rumah di Sumberejo juga,” tandas Sentot.

Baca Juga :  Baru Tahu, Jalan Canthel Sragen Ternyata Sering Jadi Lokasi Transaksi Narkoba. 2 Pria Ditangkap Saat Glenikan Bawa Sabu

Syabda tampil sebagai pahlawan penentu kemenangan tim Thomas Cup Indonesia pada laga penentuan grup melawan Korea yang digelar di Impact Stadium Bangkok, Rabu (11/5/2022) malam.

Dipasang sebagai tunggal ketiga, Syabda sukses menjalani debut perdananya dengan menyumbang satu poin untuk membawa Indonesia unggul 3-2.

Ia menang dramatis melawan tunggal ketiga Korea, Lee Yun Gyu. Sempat menang 21-14 di set pertama, Syabda sempat membuat ketar-ketir usai dipaksa menyerah 11-21 di set kedua.

Tertinggal 6-11 di interval game penentu, Syabda mampu bangkit untuk menyudahi perlawanan Lee dengan skor akhir 21-16 di set ketiga.

Kemenangan Syabda menjadi sangat berharga setelah kedudukan sempat imbang 2-2.

Sebelumnya di partai pertama, tunggal terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dipaksa menyerah dari Heo Kwang Hee lewat pertarungan rubber set, 16-21 21-15 14-21.

Indonesia makin tertekan setelah ganda Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo diluar dugaan juga takluk dari ganda Korea, Kang Minhyuk/Seo Sung Jae lewat pertarungan tiga set, 18-21 21-13 12-21.

Baca Juga :  Heboh Bermotor Pakai Sandal Jepit Bisa Ditilang, Kapolres Sragen Angkat Bicara. Ungkap Alasannya dan Bahayanya Saat Nyetir!

Indonesia berhasil menipiskan ketertinggalan dengan meraih partai ketiga lewat tunggal kedua Shesar Hiren Rhustavito. Vito juga harus bermain tiga set untuk menundukkan Jeon Hyeok Jin dengan skor 19-21 21-8 21-10.

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menyamakan kedudukan setelah menaklukkan ganda muda Korea, Yon Jin/Sung Seung Na straight set 23-21, 21-16.

Di partai penentuan, tanggungjawab besar yang diemban pemain muda Syabda Perkasa Belawa, akhirnya sukses dijawab dengan memetik hasil manis.

Sempat tertinggal di set ketiga, Syabda mampu bangkit dan berbalik unggul untuk menyudahi perlawanan Lee Yun Gyu dengan skor akhir 21-14, 11-21 dan 21-16 dalam tempo 1 jam 8 menit.

Kemenangan Syabda langsung disambut gegap gempita para suporter dan pemain Indonesia yang ada di stadium. Dengan kemenangan ini, Tim Thomas Indonesia melaju ke perempatfinal dengan predikat juara grup A.

Sedang Korea mendampingi ke delapan besar dengan predikat Runner up grup. Pada babak perempatfinal atau babak knock out, tim juara grup akan diundi untuk bertemu lawan runner up grup. Wardoyo

Bagi Halaman