JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Bocah Korban-Korban Penculikan di Bogor dan Jakarta Mengaku Dipaksa Main Seks. Kapolres Metro: Mohon Maaf, di Luar Batas Normal!

Ilustrasi penculikan anak. Foto/Istimewa

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polisi menguak fakta baru dalam kasus penculikan bocah berinisial F di Bogor dan K di Jakarta Selatan.

Pelaku penculikan yang bernama Abbi Rizal Afif itu diduga kuat menculik karena memiliki kelainan seksual.

Fakta itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes. Pol Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Ia mengatakan dugaan ini didasari keterangan korban berinisial K. Kepada petugas, ia mengaku setelah diculik kemudian sempat dipaksa melakukan tindakan seks oleh tersangka.

Baca Juga :  Ironis! Dijanjikan Rp 150.000, Pengamen Ini Bakar Rumah Warga di Jatinegara

“Keterangan korban, sempat dipaksa melakukan sesuatu untuk yang mohon maaf di luar batas normal. Dan ini kalau kami lihat modus pelaku ini yaitu penyimpangan seksual,” paparnya dilansir Humas Polri.

Sedangkan untuk kekerasan fisik, Ia belum bisa mengatakan apakah terjadi pada korban atau tidak. Sebab pihaknya bersama tim dari Polres Bogor Kabupaten harus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Masih didalami, nanti hasil penyelidikan yang dilakukan dari Polres Jakarta Selatan dan Bogor akan kita ungkap,” jelasnya.

Adapun terkait pemaksaan untuk melakukan tindakan seks yang menyimpang, Budhi menyebut pihaknya akan mengerahkan tim psikologis untuk membantu korban agar terlepas dari trauma.

Baca Juga :  Usai Nyolong Langsung Ngamar dengan Teman Kencan di Hotel, Maling Spesialis Rumah Mewah Ini Dibekuk Polisi

Ia berharap, dengan trauma healing ini tindakan pemaksaan untuk melakukan hubungan seks yang menyimpang ini tidak membekas di pikiran korban.

“Tentunya akan kita lakukan trauma healing, keterangan korban sempat dipaksa melakukan sesuatu untuk yang mohon maaf diluar batas normal ya. Jadi, harus cepat kita hilangkan jangan sampai itu membekas sampai anak ini dewasa,” pungkasnya. Wardoyo

Bagi Halaman