JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Butuh Waktu 3,5 Jam, Evakuasi 2 Tronton yang Terlibat Laka Maut di Jalan Solo-Semarang

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua buah tronton yang terlibat kelakaan maut di Jalan Solo- Semarang, tepatnya di sebelah timur SPBU Teras langsung dievakuasi dari TKP.

Hanya saja, evakuasi tersebut tak bisa berlangsung cepat, dan butuh waktu hingga 3,5 jam lamanya.

Evakuasi dimulai pukul 08.30 WIB dan selesai pukul 12.00 WIB. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan dua buah crane Mbah Wiryo dari Solo.

Yang pertama dievakuasi adalah tronton pengangkut peti kemas. Tronton diangkat dua crane dengan pengikat tali sling baja.

Tronton lalu diletakkan di pinggir jalan sisi utara menghadap ke barat. Kemudian dilanjutkan dengan evakuasi tronton boks. Tronton juga diangkat dengan dua crane dan diletakkan di sisi utara jalan menghadap ke timur.

Selanjutnya, tronton pengangkut peti kemas ditarik dengan dua buah mobil derek. Bagian head unit atau kepala tronton dilepas dan ditarik mobil derek.

Baca Juga :  Enam Benda Cagar Budaya Lepas Dipindahkan ke Museum R Hamong Wardoyo Boyolali, Ini Alasannya

Demikian pula bagian belakang atau bak ditarik dengan derek lainnya untuk dibawa ke Mako Satlantas Polres Boyolali.

Sedangkan untuk tronton boks, evakuasi dengan derek dilakukan tersendiri. Head unit atau kepala tronton juga dilepas dan ditarik dengan mobil derek. Sedangkan untuk membawa bak atau bagian belakang, didatangkan head unit tersendiri untuk menariknya.

Usai evakuasi, lajur sisi utara atau untuk jurusan Semarang- Solo dibersihkan dari serpihan dan oli maupun bahan bakar yang tumpah.

Jalan ditebari pasir dan kemudian disapu bersih dan disemprot air oleh tim Damkar Boyolali. Kemudian tim tim  Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jateng pun langsung melakukan olah TKP.

Kecelakaan maut tersebut juga mengagetkan warga sekitar. Saksi mata Suparno, pedagang hik yang berjualan tak jauh dari TKP mengaku kaget dan ngeri dengan kejadian itu. Dirinya sempat melihat detik-detik kecelakaan maut tersebut.

Baca Juga :  Baru 11 Kecamatan di Boyolali yang Penuhi Kuota Pendaftar Panwaslu

Dia melihat tronton pengangkut peti kemas berjalan oleng dari arah timur. Hingga kemudian, tronton melompati median jalan dan dihantam tronton boks dari arah barat. Dia pun langsung berlari ke TKP guna memberikan pertolongan.

“Saya semula mendekati tronton peti kemas, namun saya lihat ada dua orang seperti sudah meninggal,” katanya.

Dia pun bersama sejumlah warga lalu mendekati tronton boks dan melihat sopir masih bergerak. Dia pun memberikan pertolongan kepada sopir itu untuk keluar dari kabin mobil. Dan tak lama kemudian polisipun datang ke TKP.

Saksi lain, Sunardi mengaku kaget saat mendengar suara berderak sangat keras.

“Saya masih di dalam warung vulkanisir dan tambal ban. Terdengar suara ‘blar’ sangat keras. Saya pun keluar, ternyata ada kecelakaan. Kami dan warga lain kemudian berupaya memberikan pertolongan.” Waskita

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com