JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Kades Jambeyan Slamet Prabowo Meninggal Dunia. Ditemukan Dalam Kondisi Tidur Sedekap di Kamarnya

Kades Jambeyan, Slamet Prabowo semasa masih hidup. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kades Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Slamet Prabowo meninggal dunia mendadak, Rabu (18/5/2022) petang.

Tidak ada gejala sakit maupun keluhan kesehatan apapun sebelum kepergian almarhum. Bahkan pada hari kejadian, almarhum masih sempat masuk ke kantor dan bekerja seperti biasa.

Kades berusia 72 tahun itu dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar dalam posisi tidur.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , almarhum mengembuskan nafas terakhirnya pukul 18.00 WIB. Saat ditemukan posisinya di dalam kamar dengan kondisi seperti tertidur.

Salah satu kolega almarhum yang juga Kades Sambi, Kresna Widya Permana, mengatakan almarhum diketahui meninggal saat hendak dibangunkan sang istri untuk salat magrib.

“Saya jam 18.05 WIB sudah di sana, posisinya masih di kamar tidur. Jadi meninggalnya memang di kamar dan kondisi tidur. Tangannya masih sedakep (sedekah), seperti memang sudah memposisikan diri,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (19/5/2022).

Baca Juga :  Pendaftaran Pilkades Sragen Ditutup, Total 53 Bakal Calon Bakal Bersaing di 19 Desa. Banyurip Ciptakan Rekor

Dari keterangan istri almarhum, tidak ada gejala sakit atau keluhan apapun saat hari kejadian. Pun dengan kondisi beberapa hari sebelumnya, yang bersangkutan juga diketahui baik-baik saja.

Bahkan, pukul 16.30 WIB, saat dipamiti sang istri berangkat senam, almarhum juga masih sehat-sehat saja.

“Hari Selasa (16/5/2022) masih ikut lomba PBB di Sragen dari pagi sampai sore. Pulangnya bareng saya dan saya antarkan sampai rumah, tidak ada keluhan apa-apa. Jam 16.30 WIB sempat dipamiti Mbah Putri mau senam. Itu kondisinya juga masih sehat. Nah pas menjelang magrib dibangunkan untuk magriban, ternyata sudah enggak ada (meninggal),” terang Kresna.

Baca Juga :  Usai Main Basah-Basahan, Balita di Sragen Ditemukan Tewas Tergeletak di Kamar

Menurut keterangan Kadus, sore sebelum kejadian, almarhum juga masih sempat salat ashar berjemaah di masjid.

Kresna menambahkan almarhum meninggal dalam usia 72 tahun, meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Pemakaman digelar Kamus (19/5/2022) pagi pukul 09.30 WIB di tempat pemakaman umum desa setempat. Kepergian almarhum sangat mengejutkan dan memukul rekan sesama kades dan warga.

Sebab tidak ada tanda sakit atau keluhan apapun sebelum kejadian. Selama ini, almarhum juga tidak memiliki riwayat sakit atau penyakit apapun.

“Saya juga kaget karena beliau nggak ada riwayat sakit. Riwayat penyakit juga nggak ada,” ujarnya. Wardoyo

Bagi Halaman
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com